Diduga Stres, WNA Ngamuk di Kantor Satpol PP karena Telat Makan Pagi

Kompas.com - 11/05/2020, 11:15 WIB
Satpol PP Kota Denpasar mengamankan warga negara Belarus bernama Lazovski Victor (34), Minggu (10/5/2020) sore. IstimewaSatpol PP Kota Denpasar mengamankan warga negara Belarus bernama Lazovski Victor (34), Minggu (10/5/2020) sore.

DENPASAR, KOMPAS.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar menahan seorang warga negara asing (WNA) asal Belarus bernama Lazovski Victor (34) pada Minggu (10/5/2020) sore.

Victor ditangkap di kawasan Denpasar Barat karena meresahkan masyarakat sekitar.

Kepala Satpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, WNA tersebut terlihat linglung dan seperti gelandangan sebelum ditangkap.

Sayoga menduga WNA tersebut depresi karena kehabisan uang di Bali. Ia juga tak bisa kembali ke negaranya karena sejumlah penerbangan masih ditutup.

Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, Polsek Denpasar Barat menangkap WNA tersebut.

Baca juga: Heboh Cerita Para WNA Saat Pandemi Corona, Ngamen di Pasar hingga Terjebak Lockdown

"Dia diamankan oleh Polsek Denbar (Denpasar Barat). Dia lagi linglung dan plonga-plongo, kan dicurigai, apalagi musim pandemi seperti ini," kata Sayoga saat dihubungi, Senin (11/5/2020).

Kemudian, Polsek Denpasar Barat menyerahkan WNA tersebut ke Satpol PP Kota Denpasar.

Sayoga mengatakan, WNA itu terlihat tenang saat diserahkan Polsek Denpasar Barat.

Namun, WNA itu mengamuk di Kantor Satpol PP Kota Denpasar pagi tadi. Alasannya, telat mendapatkan sarapan.

"Kalau kemarin sih tidak (ngamuk). Kalau sekarang dia mulai kelihatan begitu (marah). Dia biasa sarapan jam enam dan kita jam sembilan. Dia sempat ngamuk-ngamuk," kata Sayoga.

Sayoga mengaku banyak mendapatkan kasus WNA linglung dan mengamuk seperti ini.

"Ini stres, belakangan modusnya banyak seperti ini, kehabisan bekal dan stres," kata Sayoga.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 10 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 10 Juli 2020

Regional
Tiga dari 10 Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 Tidak Ditahan, Ini Alasan Polisi

Tiga dari 10 Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 Tidak Ditahan, Ini Alasan Polisi

Regional
Jadi Kurir Narkoba, Pria Ini Dikendalikan Napi Lapas Kedungpane Semarang

Jadi Kurir Narkoba, Pria Ini Dikendalikan Napi Lapas Kedungpane Semarang

Regional
Lagi, Dokter di Semarang Gugur karena Covid-19, Spesialis Kejiwaan RSI Sultan Agung

Lagi, Dokter di Semarang Gugur karena Covid-19, Spesialis Kejiwaan RSI Sultan Agung

Regional
Warga Semarang Bersepeda Makin Ramai tapi Jalur Khusus Malah Jadi Tempat Parkir

Warga Semarang Bersepeda Makin Ramai tapi Jalur Khusus Malah Jadi Tempat Parkir

Regional
Sekat Kanal Baru untuk Mencegah Karhutla Rusak, Ternyata Ulah Pencuri

Sekat Kanal Baru untuk Mencegah Karhutla Rusak, Ternyata Ulah Pencuri

Regional
Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di Ambon, Seluruh Keluarga Dinyatakan Negatif

Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di Ambon, Seluruh Keluarga Dinyatakan Negatif

Regional
'Kami Siap Bertanggung Jawab di Akhirat Jika Telah Berbuat Kesalahan'

"Kami Siap Bertanggung Jawab di Akhirat Jika Telah Berbuat Kesalahan"

Regional
Plt Bupati Heran Kesembuhan di Sidoarjo Tak Kunjung Bergerak, Ternyata Salah Input Data

Plt Bupati Heran Kesembuhan di Sidoarjo Tak Kunjung Bergerak, Ternyata Salah Input Data

Regional
Kasus Pembunuhan Perempuan di Palembang, Ini Rencana Pelaku

Kasus Pembunuhan Perempuan di Palembang, Ini Rencana Pelaku

Regional
Bangkitkan Perekonomian, Jabar Perkuat Kerja Sama dengan Yordania dan Tunisia

Bangkitkan Perekonomian, Jabar Perkuat Kerja Sama dengan Yordania dan Tunisia

Regional
Gara-gara Warisan, Anak Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal

Gara-gara Warisan, Anak Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal

Regional
Tarif Maksimal Rapid Test Rp 150.000, Pemprov Bali: Segera Diterapkan

Tarif Maksimal Rapid Test Rp 150.000, Pemprov Bali: Segera Diterapkan

Regional
Pungutan Sekolah di Masa Pandemi, Dilarang Bupati Banyumas, Sekolah Kebingungan

Pungutan Sekolah di Masa Pandemi, Dilarang Bupati Banyumas, Sekolah Kebingungan

Regional
Penjelasan IDI soal Tingginya Kasus Covid-19 di Kalsel

Penjelasan IDI soal Tingginya Kasus Covid-19 di Kalsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X