Nasi Kambing, Tradisi yang Tak Bisa Dikalahkan Covid-19

Kompas.com - 10/05/2020, 16:57 WIB
Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha dan Forkom Ormas Getasan membagikan nasi daging kambing. KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAWakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha dan Forkom Ormas Getasan membagikan nasi daging kambing.

UNGARAN, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 membuat Ramadhan tahun ini terasa berbeda dengan Ramadhan di tahun-tahun sebelumnya.

Sejumlah kegiatan tak bisa digelar, termasuk berbagai tradisi yang biasa dilakukan selama Ramadhan.

Namun, lain halnya yang terjadi di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Di sini warganya berinovasi agar tradisi nasi kambing tetap digelar, tentunya dengan mengikuti protokol Covid-19.

"Kami tak ingin tradisi ini dikalahkan oleh Covid-19. Karenanya kami melakukan inovasi agar tradisi tersebut tetap berjalan," ujar Ketua Forum Komunikasi Ormas Kecamatan Getasan Rizka Dwi Prasetyo, di kantor Kecamatan Getasan, Minggu (10/5/2020).

Baca juga: Risma: Ada 16 Klaster Covid-19 di Surabaya Menjangkiti 4.818 Orang

Agar tradisi tetap bisa digelar, warga membungkus nasi kambing, lalu dibagikan ke masyarakat door to door.

Menurut Rizka, ada 2020 paket nasi kambing dibagikan kepada warga di 13 desa yang berada di 20 titik.

"Nasi kambing ini adalah bentuk ucapan syukur kepada Allah, jadi tetap harus dilestarikan apa pun keadaannya. Jumlah 2020 paket itu sesuai dengan tahun saat ini," tegasnya.

Baca juga: Orangtua Sedih dan Kecewa Lihat YouTuber Ferdian Paleka Di-bully dan Ditelanjangi

Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengungkapkan, nasi kambing yang dibagikan kepada warga terdampak Covid-19 adalah bentuk gotong royong yang harus ditumbuhkan.

"Kita semua harus bersatu melawan Covid-19 ini. Salah satu kekuatannya adalah dengan gotong royong sesuai protokol kesehatan," kata Ngesti.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tenun Cual Khas Bangka, Meredup karena Perang Dunia

Kisah Tenun Cual Khas Bangka, Meredup karena Perang Dunia

Regional
Mari Bantu Balita 4 Tahun yang Dianiaya secara Sadis oleh Paman dan Bibi

Mari Bantu Balita 4 Tahun yang Dianiaya secara Sadis oleh Paman dan Bibi

Regional
Perjalanan Kasus Yaidah, Dipingpong Urus Akta Kematian Anak dari Surabaya ke Jakarta hingga Tuai Reaksi Dirjen Dukcapil

Perjalanan Kasus Yaidah, Dipingpong Urus Akta Kematian Anak dari Surabaya ke Jakarta hingga Tuai Reaksi Dirjen Dukcapil

Regional
Berulang Tahun, Ganjar Dapat Kado Spesial dari Eks Napi Teroris, Isinya...

Berulang Tahun, Ganjar Dapat Kado Spesial dari Eks Napi Teroris, Isinya...

Regional
BPBD Cianjur: Jika Hujan Deras 2 Jam, Warga Dekat DAS Siap-siap Mengungsi

BPBD Cianjur: Jika Hujan Deras 2 Jam, Warga Dekat DAS Siap-siap Mengungsi

Regional
Uang Rp 1 Miliar Hilang Misterius, Nasabah Ungkap Keanehan yang Dilakukan Bank

Uang Rp 1 Miliar Hilang Misterius, Nasabah Ungkap Keanehan yang Dilakukan Bank

Regional
Waspadai, Titik Rawan Kemacetan di Puncak Bogor Selama Libur Panjang

Waspadai, Titik Rawan Kemacetan di Puncak Bogor Selama Libur Panjang

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka | IRT Gugat Gugus Tugas dan RSUD

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka | IRT Gugat Gugus Tugas dan RSUD

Regional
Menyoal Sindikat Penyelundupan 99 Orang Rohingya di Aceh, Kapal Rusak Saat Dijemput di Tengah Laut

Menyoal Sindikat Penyelundupan 99 Orang Rohingya di Aceh, Kapal Rusak Saat Dijemput di Tengah Laut

Regional
Misteri Mayat Lelaki di Tumpukan Sampah, Tangan Terikat ke Belakang, Ditemukan Pemulung

Misteri Mayat Lelaki di Tumpukan Sampah, Tangan Terikat ke Belakang, Ditemukan Pemulung

Regional
Uang Kiriman Orangtua Menipis, Lulusan SMK Ini Malah Begal Sopir Taksi 'Online'

Uang Kiriman Orangtua Menipis, Lulusan SMK Ini Malah Begal Sopir Taksi "Online"

Regional
Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Regional
Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Regional
Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X