Kompas.com - 08/05/2020, 10:51 WIB
Tiga penasihat hukum terdakwa masing-masing Ranto Sibarani, Kamaluddin Pane dan Gumilar Aditya Nugroho saat dimintai komentarnya di PN Medan, Jumat (8/5/2020) KOMPAS.COM/MEI LEANDHA ROSYANTITiga penasihat hukum terdakwa masing-masing Ranto Sibarani, Kamaluddin Pane dan Gumilar Aditya Nugroho saat dimintai komentarnya di PN Medan, Jumat (8/5/2020)

MEDAN, KOMPAS.com - Seorang pegiat antikorupsi menjadi terdakwa dan menjalani persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi pelapor setelah dilaporkan dengan pasal pencemaran nama baik Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Padanglawas saat berorasi di gedung KPK pada 29 Juli 2019. 

Pegiat antikorupsi itu adalah Ahmad Rizki Hasibuan, warga Padanglawas, Sumatera Utara. Sidang dilaksanakan secara virtual pada Jumat (08/05/2020).

Ketua Majelis Hakim Ahmad Sumardi membuka sidang dengan agenda pemeriksaan saksi pelapor dan terdakwa. Tiga penasihat hukum terdakwa masing-masing Ranto Sibarani, Kamaluddin Pane dan Gumilar Aditya Nugroho mewakili kepentingan dan hak-haknya.

Baca juga: Sidang Pembunuhan Hakim PN Medan, Sopir Zuraida Mengaku 5 Kali Diajak Membunuh Jamaluddin

Usai mendengarkan keterangan saksi, terdakwa menolak seluruhnya keterangan saksi pelapor. Dia malah seperti berorasi menjelaskan bagaimana maraknya dugaan korupsi di tempat tinggalnya seperti perjalanan dinas fiktif dan RPJP yang hanya copy paste.

Terdakwa berharap hakim serta jaksa membantu proses pengungkapannya. 

"Jadi dikasi kesempatan untuk saksi meringankan (A de Charge) pada tanggal 13, ada tidak ada, bisa kamu siapkan tuntutan?" tanya hakim kepada Jaksa Penuntut Umum Abdul Hakim Sori Muda Harahap dan lekas dijawab dengan anggukan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Cemburu pada Asisten Pribadi Suaminya, Istri Hakim PN Medan: Kau Alasanku Sakit Hati dan Bunuh Korban

Orasinya singgung fisik Kepala Bappeda

Tim penasihat hukum yang dimintai komentarnya usai persidangan mengatakan, kliennya didakwa melakukan penghinaan saat menggelar aksi di depan gedung KPK terkait dugaan korupsi di Kabupaten Padanglawas.

Didakwa melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), karena dalam orasinya, terdakwa menyatakan kepala Bapeda Padanglawas "gayanya mirip laki-laki". 

"Anehnya, klien kami ditahan karena kalimatnya tersebut. Saksi ahli yang diperiksa penyidik mengatakan ucapan terdakwa bermuatan penghinaan. Ini sangat aneh, di saat ini, di era yang katanya anti korupsi, bukan korupsi yang dilaporkan yang ditindaklanjuti," kata Ranto Sibarani kepada Kompas.com di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (8/5/2020). 

Baca juga: Wakil Bupati Padanglawas Utara Jadi Tersangka Dugaan Politik Uang

Pada persidangan yang akan datang, penasihat hukum akan menghadirkan saksi yang meringankan (A de Charge), salah satunya ahli bahasa dan Komnas HAM.

Pihaknya sangat berharap, rezim, pemerintahan dan penegak hukum saat ini tidak terus-terusan mengambil sisi negatif dari para pegiat antikorupsi. Tidak lagi mempersoalkan kalimat-kalimat yang mungkin diucapkan sebagai bentuk kekesalan.

"Kalau orang kesal terhadap korupsi itu pasti kecewa, kalau orang marah itu pasti melontarkan kalimat-kalimat yang tidak bisa dikontrol. Tapi bukan malah dugaan korupsinya yang diperiksa, ditindaklanjuti, malah kalimat-kalimat kemarahan ini yang diproses yang berwajib," katanya lagi.

Baca juga: Perwal Covid-19 Medan Diteken, Warga Wajib Pakai Masker dan Ada Sanksi bagi yang Membandel

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.