Warga Takut Masuk Rumah Setelah Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Maluku

Kompas.com - 06/05/2020, 22:03 WIB
Ilustrasi gempa bumi. AFPIlustrasi gempa bumi.

AMBON, KOMPAS.com - Warga Kabupaten Maluku Barat Daya belum berani masuk ke dalam rumah setelah gempa bumi berkekuatan 7,3 magnitudo mengguncang wilayah tersebut, Rabu (6/5/2020) malam.

Warga memilih keluar menyelamatkan diri dari rumah-rumah mereka karena guncangan gempa sangat kuat dirasakan di dua wilayah tersebut.

“Kami masih di luar belum berani masuk ke rumah, kalau soal rumah rusak saya belum tahu,” kata Caleb Orno, salah satu warga Tiakur, Maluku Barat Daya, yang dihubungi Kompas.com, dari Ambon, Sabtu malam.

Baca juga: Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Maluku, Warga Panik Berhamburan

Caleb mengatakan, gempa yang sangat kuat itu membuat warga berhamburan keluar rumah.

Warga di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Simon Barutresia juga merasakan getaran yang sangat kuat.

“Paling kuat sekali di sini,” kata Simon, via WhatsApp.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Ambon, Andi Azhar Rusdin membenarkan gempa tersebut dirasakan sangat kuat getarannya, tidak hanya di Tepa dan Tanimbar, namun hingga ke sejumlah wilayah di Maluku seperti Dobo, Kepulauan Aru, Tual, Banda, Maluku Tengah hingga ke sejumlah daerah di Papua seperti di Sorong, Fak-Fak, Kaimana dan daerah lain.

“Getarannya sangat kuat sekali dirasakan warga di Tepa dan Saumlaki dengan skala IV MMI. Warga di Dobo, Banda Tual, Tiakur dan sejumlah daerah lain di Papua juga merasakan getaran yang kuat dengan skala III MMI,” ungkap dia.

Sejauh ini, kata Andi, pihaknya belum mendapatkan laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan dari guncangan gempa tersebut.

Baca juga: Gempa 7,3 Guncang Maluku Tenggara Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

“Sampai saat ini kami belum terima laporan adanya dampak kerusakan,” kata dia.

Berdasarkan data yang diperoleh Kompas.com dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ambon, gempa yang terjadi pada Pukul 22.53 WIT tersebut berada pada lokasi 6.95 Lintang Selatan dan 130.04 Bujur Timur atau berjarak 95 kilometer timur laut Tepa, Maluku Barat Daya dan 181 kilometer Saumlaki Kepulauan Tanimbar.

Adapun gempa tersebut berada pada kedalaman 133 kilometer di bawah permukaan laut.

(KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTY)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Regional
Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Regional
Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Regional
Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Regional
Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Regional
Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Regional
Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X