Kompas.com - 06/05/2020, 21:51 WIB
Anggota Satpolair Polres Cilacap bersama petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Cilacap mengevakuasi jasad ABK yang meninggal di kapal, Rabu (6/5/2020). KOMPAS.COM/DOK SATPOLAIR POLRES CILACAPAnggota Satpolair Polres Cilacap bersama petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Cilacap mengevakuasi jasad ABK yang meninggal di kapal, Rabu (6/5/2020).

CILACAP, KOMPAS.com - Satpolair Polres Cilacap bersama petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Cilacap mengevakuasi seorang anak buah kapal (ABK) Kapal Motor United XVII yang meninggal saat berlayar, Rabu (6/5/2020).

Seluruh petugas menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) ketika mengevakuasi jasad korban menuju RSUD Cilacap.

Kasatpolair AKP Huda Syafi’i mengatakan, setiba di dermaga seluruh awak kapal menjalani pemeriksaan kesehatan dan rapid test.

"Kami langsung memeriksa kesehatan seluruh awak kapal United XVII dengan menggunakan rapid test dan semuanya negatif (nonrekatif)," kata Huda melalui keterangan tertulis.

Baca juga: 159 ABK yang Turun dari Kapal Pesiar di Bali Langsung Jalani Tes Swab

Huda menjelaskan, korban berinisial S (24) warga Kecamatan Adipala, Cilacap, dilaporkan meninggal 24 April lalu.

Kapal yang dinaiki korban berangkat dari Pelabuhan Muara Baru Jakarta pada 14 April dan menuju perairan selatan Bengkulu pada 18 April.

"Korban mengeluh sakit tipusnya kambuh, kemudian istrahat di kamar kapal, tidak bekerja. Rekan korban sesama nelayan mengecek kondisi korban yang istirahat di kamar dengan cara membangunkan, namun korban tidak merespon," jelas Huda.

Baca juga: Imbas Pandemi Covid-19, 12.758 WNI ABK Akan Pulang ke Tanah Air

Mendapati korban tidak merespons, saksi melapor kepada nahkoda kapal dan setelah dicek korban telah meninggal dunia.

Selanjutnya nahkoda mengarahkan kapal untuk pulang ke Cilacap dan tiba Rabu ini.

"Dari hasil pemeriksaan luar dokter RSUD Cilacap, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga," ujar Huda.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X