Kompas.com - 06/05/2020, 12:49 WIB
Polisi sedang olah kejadian perkara di lantai 3 gedung parkir kawasan Bandar Udara Yogyakarta International Airport di Temon, Kulon Progo, DI Yogyakarta. Seorang petugas parkir meninggal dunia tak lama setelah jatuh di lantai 3 ini. Foto merupakan dokumentasi pribadi. HOPolisi sedang olah kejadian perkara di lantai 3 gedung parkir kawasan Bandar Udara Yogyakarta International Airport di Temon, Kulon Progo, DI Yogyakarta. Seorang petugas parkir meninggal dunia tak lama setelah jatuh di lantai 3 ini. Foto merupakan dokumentasi pribadi.

KULON PROGO, KOMPAS.com- PT Angkasa Pura I (Persero) membenarkan bahwa ada kecelakaan kerja yang terjadi pada salah satu petugas parkir di Bandar Udara Yogyakarta International Airport (YIA) pada akhir pekan lalu.

Petugas parkir bernama Rifky Ardiyanto itu meninggal dunia tak lama setelah tiba di rumah sakit.

Rifky dimakamkan di Pemakaman Karangmojo, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Minggu (3/5/2020).

"Kami prihatin atas kejadian tersebut. Kami berduka cita atas meninggalnya Rifky Ardiyanto, petugas parkir YIA. Semoga kejadian ini tidak terulang lagi," kata Pelaksana Tugas General Manager Bandara YIA, Agus Pandu Purnama, lewat keterangan pers tertulis via WhatsApp, Rabu (6/5/2020).

Baca juga: Diduga Alami Kecelakaan Kerja, Seorang Pegawai Bandara YIA Meninggal Dunia

Pandu mengungkapkan, Rifky tengah bertugas jaga pada Sabtu (2/5/2020), pukul 19.00 WIB. Ia tidak sendiri. Ia turut menjaga bersama beberapa rekan sekerjanya. 

Mereka melihat orang mencurigakan dalam kawasan bandara, lantas inisiatif mengecek. Rifky mengecek sampai lantai 3 gedung parkir. 

"Korban berinisiatif melakukan pengecekan ke area gedung parkir di lantai 3 menggunakan motor," kata Pandu seperti tertulis dalam keterangan persnya.

Saat berkendara itu, Rifky tidak menggunakan helm. Ketika itu pula naas terjadi.

Diperkirakan, korban menabrak tali pembatas jalur kendaraan roda empat dan terjatuh dari motor

Rifky ditemukan dalam posisi tengkurap pada pukul 19.55. Motor yang dikendarai juga masih menyala. 

Pandu menjelaskan,  petugas Aviation Security dan Airport Fire Fighting and Rescue segera membawa korban ke RS Rizky Amalia, Temon.

"Tapi kondisinya sudah kurang baik," kata Pandu.

Korban segera dilarikan ke RS Mitra Sehat Gamping, Bantul. Sayang, nyawanya tidak tertolong lagi. Ia mengembuskan napas terakhir pukul 01.35 di RS Gamping. 

"Perlu kami luruskan bahwa kejadian ini murni kecelakaan tunggal saat bertugas dan korban meninggal dunia di rumah sakit, bukan di lokasi kejadian," kata Pandu. 

Baca juga: Bandara YIA Tutup Layanan Penerbangan hingga 1 Juni 2020

Pandu juga mengungkapkan, pihaknya akan memberi santunan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Atas kejadian ini, AP melakukan evaluasi internal. Sebagai pengelola YIA, pihaknya meminta semua pekerja menaati peraturan dalam kawasan bandara, tetap menggunakan alat pelindung diri, hingga bekerja dengan hati-hati. 

Termasuk di kawasan gedung parkir yang baru jadi. Kawasan ini terdapat sedikit ceceran pasir sisa konstruksi.

Karenanya, pihak AP menyiapkan lantai 1 sebagai area parkir sementara waktu dulu. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Regional
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan 'Lalaki Sajabar'

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"

Regional
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X