Kompas.com - 05/05/2020, 18:39 WIB
Wagub Papua Klemen Tinal KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIWagub Papua Klemen Tinal

JAYAPURA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memperpanjang status tanggap darurat penanganan Virus Corona hingga 28 hari ke depan, atau dua kali masa inkubasi.

Masih tingginya jumlah kasus positif virus corona di Papua menjadi alasan diperpanjangnya status tanggap darurat.

"Perpanjangan tanggap darurat berlaku dua kali masa inkubasi Covid-19, terhitung sejak 7 Mei hingga 4 Juni 2020, mengingat masa tanggap darurat pencegahan dan penanganan corona virus akan berakhir pada 6 Mei 2020, serta secara epidemilogis kasus Covid-19 di Papua masih tinggi," ujar Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, usai Rapat Forkompinda Papua, di Jayapura, Selasa (5/5/2020).

Baca juga: Pemprov Papua Borong 7 Truk Hasil Produksi Petani Terdampak Covid-19

Dengan perpanjangan status tersebut, sambung Klemen, maka pemabasan sosial yang diperluas akan terus dijalankan.

Termasuk penutupan pintu keluar dan masuk bagi arus manusia, baik bandara maupun pelabuhan.

Selain itu, dari hasil kesepakatan rapat, tiap kabupaten yang telah memiliki kasus positif virus corona, diwajibkan menyediakan tempat karantina mandiri bagi orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

"Ditambah hal baru tadi adalah semua ODP dan PDP akan kami karantina," kata Klemen.

Ia juga meminta seluruh gugus tugas penanganan Covid-19 di tingkat kabupaten/kota dapat memperkuat koordinasi, baik antar kabupaten maupun dengan provinsi.

Perbatasan antar kabupaten pun akan diperketat dengan pengawasan dari aparat keamanan dan tim kesehatan.

Baca juga: Kasus Positif Corona di Papua Capai 240, Satgas Minta Pemda Karantina ODP dan PDP

"Pemerintah bekerja sama dengan TNI-Polri menutup perbatasan dari Jayapura ke Kabupaten Jayapura, Jayapura ke Keerom, agar tidak menyebarkan virus tersebut agar semua diam di tempat, dengan begitu masing-masing bisa keluar dengan orang yang sehat," kata Klemen.

Meski begitu, Klemen mengaku optimis penyebaran dan penanganan Covid-19 di Papua bisa optimal karena dari sisi angka kesembuhan cukup tinggi dan angka kematian bisa ditekan.

Hingga Selasa, jumlah kasus positif virus corona di Papua mencapai 247.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Regional
Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X