Akibat Diet Ketat, Seorang PDP di Madiun Meninggal karena Sakit Lambung

Kompas.com - 30/04/2020, 03:37 WIB
DIMAKAMKAN—Nampak petugas akan memasukan peti jenazah korban berinisial A yang meninggal berstatus pasien dalam pegawasan Covid-19 setelah dirawat beberapa hari di RSUD dr. Soedono Madiun, Rabu (29/4/2020) siang. KOMPAS.COM/Dokumentasi Kominfo Kota MadiunDIMAKAMKAN—Nampak petugas akan memasukan peti jenazah korban berinisial A yang meninggal berstatus pasien dalam pegawasan Covid-19 setelah dirawat beberapa hari di RSUD dr. Soedono Madiun, Rabu (29/4/2020) siang.

MADIUN, KOMPAS.com - Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) berinsial A, meninggal akibat sakit lambung yang didapatnya karena melakukan diet ketat. PDP asal Kota Madiun itu meninggal pada Rabu (29/4/2020).

Ketua RT 6/RW 9, Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, Madiun, Imam Subarkah mengatakan, pasien itu pulang ke Madiun karena sakit.

Awalnya, PDP itu bekerja di sebuah toko kacamata di Yogyakarta.

 

"Korban berawal melakukan diet ketat sehinga mengakibatkan sakit lambung," kata Imam kepada Kompas.com, Rabu siang.

Pria itu tiba di Madiun pada Selasa (21/4/2020). Keluarganya langsung membawa pria itu berobat ke RSUD Soedono Madiun.

Baca juga: Suhu Tubuh 38 Derajat Celcius, Seorang Pengendara Dievakuasi ke Rumah Sakit

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah diperiksa karena sakit lambung yang dideritanya, pria itu diizinkan pulang dan diminta melakukan karantina mandiri.

Beberapa hari melakukan karantina mandiri, pria itu mengeluh sesak napas pada Jumat (24/4/2020).

"Setelah di RSUD Soedono dipulangkan untuk karantina mandiri, tapi sampai di rumah mengalami keluhan sesak napas," kata Imam.

Keluarganya melarikan pria itu ke RSUD Soedono Madiun. Lima hari dirawat di RSUD Soedono, PDP itu dinyatakan meninggal pada Rabu (29/4/2020).

Pria itu dimakamkan sesuai prosedur pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 di tempat pemakaman umum tak jauh dari rumahnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X