Kompas.com - 29/04/2020, 19:06 WIB
Abdul Halim (48) alias Pono, orang tanpa gejala virus corona yang sudah sembuh, berolahraga ringan usai lepas masa karantina di RS Bandar Negara Husada, Rabu (29/4/2020). Bersyukur menjadi kunci bagi Pono dalam melawan virus corona. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Abdul Halim (48) alias Pono, orang tanpa gejala virus corona yang sudah sembuh, berolahraga ringan usai lepas masa karantina di RS Bandar Negara Husada, Rabu (29/4/2020). Bersyukur menjadi kunci bagi Pono dalam melawan virus corona.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Abdul Halim (48) alias Pono, warga Natar, Kabupaten Lampung Selatan, dinyatakan sembuh dari virus corona.

Pono merupakan orang tanpa gejala yang terkonfirmasi positif terjangkit Covid-19.

Pono dikarantina di Rumah Sakit Bandar Negara Husada (RSBNH) Jati Agung sejak 23 hari lalu.

"Alhamdulillah, sudah dinyatakan sembuh dan boleh lepas karantina," kata Pono saat ditemui di area parkir RSBHN, Rabu (29/4/2020) siang.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 29 April 2020

Pono sedang berolahraga ringan di area parkir usai dilepas oleh tim medis RSBHN.

Dia melakukan peregangan sejenak. Membentangkan tangan lebar-lebar. Menyentuh ujung jari kaki dengan tangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Di dalam ruangannya kecil. Namanya ruang isolasi ya. Jadi ya olahraga juga terbatas, gerakan-gerakan kecil saja," kata Pono.

Sopir ambulans Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Panjang tersebut menceritakan bagaimana dia melawan virus corona yang menjangkitinya.

Pono yang sehari-hari menjadi sopir ambulans KKP Panjang di Bandara Radin Intan II itu mengaku, berserah diri kepada Yang Maha Kuasa adalah kunci dari motivasinya untuk sembuh.

"Saya nggak ada gejala (Covid-19). Hanya saja memang pernah demam, tapi dua hari sudah turun demamnya. Ternyata pas diperiksa (swab) saya positif," kata Pono.

Pono pun berinisiatif datang sendiri ke RSBHN untuk menjalani karantina. Sebab, jika karantina di rumah dirasa cukup sulit, ada anak dan istri.

"Ketika tahu (positif corona), ya saya berpikir, ya sudah, terima sajalah, bersyukur masih diingatkan oleh Allah," kata Pono.

Masa karantina yang sendirian dan sepi diakui Pono membuatnya rindu rumah.

"Ya, saya anggap, karantina ini masa ibadah saja. Banyak-banyak beribadah supaya nggak bosan," kata Pono.

Baca juga: Kemenkes Sebut Bandar Lampung Zona Merah, Wali Kota Tak Sependapat

Pono pun mengucapkan terima kasih atas perawatan dan pelayanan tim medis selama dia menjalani karantina.

"Buat pasien yang masih dirawat, jaga semangat, insya Allah sembuh," kata Pono.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X