Pulang dari Acara Gowa, Pemuda 37 Tahun Jalani Rapid Test dan Reaktif

Kompas.com - 27/04/2020, 12:16 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Seorang pemuda berinisial M (37) di Pemali, Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, dinyatakan reaktif setelah mengikuti kegiatan keagamaan di Gowa, Sulawesi.

Pasien pertama yang dinyatakan reaktif dari hasil rapid test di Kabupaten Bangka itu kini dirawat di ruang isolasi Diklat Pemprov Bangka Belitung.

"Benar satu dari Pemali. Jadi total sampai saat ini ada 10 orang," kata Komandan Gugus Tugas Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa saat dihubungi Kompas.com, Senin (26/4/2020).

Baca juga: Update Corona di NTB: Tambah 15 Pasien Positif, Didominasi Klaster Gowa

Mikron menuturkan, pasien M berstatus orang tanpa gejala (OTG). Ia kembali dari Gowa pada 18 Maret dan langsung diminta melakukan isolasi mandiri.

Pada 18 April isolasi mandiri dinyatakan berakhir dan M tidak memerlihatkan gejala seperti orang sakit sehingga dikategorikan OTG.

Namun kemudian dilakukan uji rapid test atas permintaan dokter paru Indonesia terhadap seluruh klaster yang pernah menghadiri kegiatan tabligh di Gowa.

Hasinya, M terindikasi positif corona alias reaktif.

Baca juga: Bocah 7 Tahun Positif Corona dan Sang Ibu Berstatus PDP, Tertular Ayah yang Ikut Ijtima Ulama di Gowa

Selanjutnya ia akan diuji swab guna memastikan kondisinya.

Sedangkan sembilan orang lainnya termasuk anggota keluarga yang pernah berinteraksi dengan M, dinyatakan dalam pemantauan karena pemeriksaan awal berindikasi negatif.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X