Kompas.com - 27/04/2020, 10:25 WIB
Foto : Saat para penumpang asal NTT terpaksa tidur di lantai ruang tunggu pelabuhan Sape, NTB. KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISFoto : Saat para penumpang asal NTT terpaksa tidur di lantai ruang tunggu pelabuhan Sape, NTB.

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Setelah tertahan selama 4 hari 5 malam di Pelabuhan Sape, Nusa Tenggara Barat (NTB), puluhan warga NTT akhirnya bisa melanjutkan perjalanan ke Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Senin (27/4/2020) pagi, puluhan penumpang asal NTT tersebut berlayar menggunakan kapal Feri menuju Labuan Bajo, Manggarai Barat. 

Florianus Pangkak, seorang penumpang mengungkapkan, pada Minggu malam, mereka khawatir tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Labuan Bajo, lantaran informasi yang diperoleh masih simpang siur. 

Baca juga: Kami Hanya Ingin Pulang ke Kampung Halaman, Bukan Mau Bawa Penyakit

Ada yang mengatakan tidak bisa melanjutkan perjalanan, kapal tidak bisa berlabuh, semuanya serba membingungkan. 

"Puji Tuhan, tadi subuh kami diberi kabar, bisa berangkat menuju Labuan Bajo dengan kapal Feri. Dan Saat ini kami sudah ada di dalam kapal menuju Labuan Bajo," ujar Florianus kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin pagi. 

Baca juga: Bayi Berusia 1 Tahun Positif Covid-19, Tak Tahu Bagaimana Bisa Terpapar

Florianus menyampaikan terima kasih kepada Pemprov NTT yang sudah mengizinkan mereka melanjutkan perjalanan.

Florianus juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang dengan caranya masing-masing telah memperjuangkan nasib mereka.

"Hanya doa dan kata terima kasih yang bisa kami sampaikan kepada semuanya yang suda mengorbankan segalanya untuk kebaikan kami. Terima kasih banyak," ungkap Florianus. 

Sebelumnya diberitakan, berhari-hari puluhan warga NTT yang hendak pulang kampung ke sejumlah daerah di NTT, tertahan di Pelabuhan Sape, NTB. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X