Tenggak Miras Oplosan, 7 Warga Tewas, Polisi Masih Tunggu Uji Laboratorium

Kompas.com - 23/04/2020, 18:30 WIB
Ilustrasi miras oplosan. KOMPAS.COM/ M WismabrataIlustrasi miras oplosan.

KOMPAS.com - Polisi periksa dua penjual minuman keras oplosan di Lamongan, Jawa Timur, setelah 7 warga dilaporkan tewas setelah menenggak minuman tersebut.

Menurut polisi, kasus tersebut terjadi hanya dalam waktu sepekan terakhir.

"Sampai saat ini kami sudah memeriksa dua penjual miras dan meminta keterangan dari beberapa saksi. Kami masih menunggu hasil cek lab dari minuman tersebut," kata Kapolres Lamongan AKBP Harun di Mapolres Lamongan, Kamis (23/4/2020).

Baca juga: Dalam Sepekan, 7 Warga Tewas Setelah Tenggak Miras Oplosan di Lamongan

Seperti diberitakan sebelumnya, empat warga tewas setelah pesta minuman keras di Sekretariat LA Mania Lamongan.

Setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soegiri, tiga warga meninggal pada Jumat (17/4/2020). Lalu, seorang warga meninggal pada Sabtu (18/4/2020).

Tak berselang lama, pada Selasa (21/4/2020), Polres Lamongan mendapatkan laporan tiga warga Desa Botoputih, Kecamatan Tikung, Lamongan, meninggal setelah menenggak minuman keras oplosan.

Baca juga: "Saya Ketakutan, Ingat Dipaksa Makan 50 Cabai dan Minum Air Mendidih"

Harun mengatakan, pihaknya sedang menunggu hasil laboratorium sebelum mengambil tindakan.

Namun, untuk mencegah korban susulan, Polres Lamongan akan merazia sejumlah toko yang menjual minuman keras.

"Kami setiap hari akan menggelar razia miras, hingga sampai ke jajaran Polsek yang ada di wilayah hukum Lamongan. Jangan sampai ada perdagangan miras, apalagi sebentar lagi juga sudah bulan ramadhan," kata Harun.

(Penulis: Kontributor Gresik, Hamzah Arfah | Editor: Dheri Agriesta)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa 5,4 Magnitudo Guncang Mamuju Tengah, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,4 Magnitudo Guncang Mamuju Tengah, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
4 Pencuri Relief Makam Ditangkap, Barang Curian Hendak Dijual ke Jakarta

4 Pencuri Relief Makam Ditangkap, Barang Curian Hendak Dijual ke Jakarta

Regional
Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Bikin Kerangka Jendela

Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Bikin Kerangka Jendela

Regional
Beredar Foto Diduga Hasil Putusan MA soal Gugatan Petahana, Ini Tanggapan KPU Ogan Ilir

Beredar Foto Diduga Hasil Putusan MA soal Gugatan Petahana, Ini Tanggapan KPU Ogan Ilir

Regional
23 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning, Khofifah: Kesembuhan Konsisten Dibanding Kasus Baru

23 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning, Khofifah: Kesembuhan Konsisten Dibanding Kasus Baru

Regional
Pembelajaran Tatap Muka di Solo Mulai November, Guru dan Siswa Harus Tes Swab

Pembelajaran Tatap Muka di Solo Mulai November, Guru dan Siswa Harus Tes Swab

Regional
Baru Lahir, Bayi Perempuan Ini Positf Corona Tertular dari Ibunya

Baru Lahir, Bayi Perempuan Ini Positf Corona Tertular dari Ibunya

Regional
Ingin Hidup Mandiri, Puluhan Mantan ODGJ Bercocok Tanam hingga Membatik

Ingin Hidup Mandiri, Puluhan Mantan ODGJ Bercocok Tanam hingga Membatik

Regional
Banjir Bandang Terjang Tujuh Desa di Trenggalek, Ratusan Rumah Terendam

Banjir Bandang Terjang Tujuh Desa di Trenggalek, Ratusan Rumah Terendam

Regional
Erick Thohir: 2022 Tak Lagi Beli Vaksin Impor

Erick Thohir: 2022 Tak Lagi Beli Vaksin Impor

Regional
Viral, Video Anggota TNI Masuk Gorong-gorong, Begini Ceritanya

Viral, Video Anggota TNI Masuk Gorong-gorong, Begini Ceritanya

Regional
Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka, Ini Kronologi Dugaan Kasusnya

Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka, Ini Kronologi Dugaan Kasusnya

Regional
2 Santri Lombok Tengah Terseret Air Bah, 1 Tewas, 1 Hilang

2 Santri Lombok Tengah Terseret Air Bah, 1 Tewas, 1 Hilang

Regional
Jadi Pasien Covid-19 Pertama, Sekda Kabupaten Taliabu: Saya Sudah Sembuh Total...

Jadi Pasien Covid-19 Pertama, Sekda Kabupaten Taliabu: Saya Sudah Sembuh Total...

Regional
Kisah Perawat Pasien Covid-19, Dimarahi hingga Dilarang Pulang ke Rumah

Kisah Perawat Pasien Covid-19, Dimarahi hingga Dilarang Pulang ke Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X