Dalam Sepekan, 7 Warga Tewas Setelah Tenggak Miras Oplosan di Lamongan

Kompas.com - 23/04/2020, 15:49 WIB
Kapolres Lamongan, AKBP Harun. KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHKapolres Lamongan, AKBP Harun.

LAMONGAN, KOMPAS.com - Sebanyak tujuh warga tewas setelah menenggak minuman keras oplosan dalam sepekan terakhir di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Awalnya, empat warga tewas setelah pesta minuman keras di Sekretariat LA Mania Lamongan. Mereka sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soegiri.

Sebanyak tiga warga meninggal pada Jumat (17/4/2020) dan satu warga meninggal pada Sabtu (18/4/2020).

Baca juga: Di Lamongan, 2 Hari Pesta Miras Oplosan, 4 Orang Tewas dan Salah Satunya Wanita

Insiden meninggalnya empat warga itu tak membuat kapok masyarakat untuk mengonsumsi minuman keras oplosan.

Pada Selasa (21/4/2020), Polres Lamongan mendapatkan laporan tiga warga Desa Botoputih, Kecamatan Tikung, Lamongan, meninggal setelah menenggak minuman keras oplosan.

"Sampai saat ini kami sudah memeriksa dua penjual miras dan meminta keterangan dari beberapa saksi. Kami masih menunggu hasil cek lab dari minuman tersebut," kata Kapolres Lamongan AKBP Harun di Mapolres Lamongan, Kamis (23/4/2020).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Harun mengatakan, polisi akan menunggu hasil laboratorium sebelum mengambil tindakan.

Untuk mencegah korban susulan, Polres Lamongan akan merazia sejumlah toko yang menjual minuman keras.

Baca juga: Daop 8 Surabaya Batalkan Seluruh Perjalanan KA Menuju Bandung dan Jakarta

Razia akan dilakukan secara ketat menjelang bulan Ramadhan yang masuk pada Jumat (24/4/2020).

"Kami setiap hari akan menggelar razia miras, hingga sampai ke jajaran Polsek yang ada di wilayah hukum Lamongan. Jangan sampai ada perdagangan miras, apalagi sebentar lagi juga sudah bulan ramadhan," kata Harun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X