Nekat Mudik ke Banyumas, Pemudik Akan Dikarantina di GOR Satria

Kompas.com - 23/04/2020, 11:47 WIB
Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono (kedua dari kiri) meninjau fasilitas di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. DOK HUMAS PEMKAB BANYUMASWakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono (kedua dari kiri) meninjau fasilitas di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyiapkan tempat karantina massal bagi pemudik di kompleks GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Sejumlah fasilitas di kompleks GOR akan diubah menjadi tempat karantina massal untuk mengantisipasi kedatangan pemudik yang nekat pulang ke kampung halamannya saat Lebaran nanti.

Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, untuk menanggulangi penyebaran virus corona (Covid-19) yang lebih luas, Presiden Joko Widodo telah melarang warga mudik ke kampung halaman.

Baca juga: Kisah Nenek 72 Tahun Sembuh dari Corona, Doa dan Semangat Jadi Kunci

"Tapi tentunya kalau orang Banyumas mudik kan tidak mungkin mengusir, tapi wajib dikarantina di GOR. Jadi ngapain Lebaran mudiknya di GOR Satria? Harapannya menjadi tidak mudik begitu," kata Sadewo saat dihubungi, Kamis (23/4/2020).

Sadewo mengatakan, dua fasilitas yang akan difungsikan sebagai tempat karantina yaitu Gedung Sasana Krida dan lapangan futsal indoor.

Kedua gedung diperkirakan dapat menampung sekitar 800 orang.

"Tempat tersebut akan difungsikan seperti bangsal, namun setiap tempat tidur jaraknya diatur sesuai dengan standar kesehatan," ujar Sadewo.

Baca juga: 12 Warga Banyumas dari Klaster Ijtima Ulama Gowa Positif Corona

Sadewo mengatakan, fasilitas karantina massal akan difungsikan secepatnya. Pihaknya telah berkomunikasi dengan kepolisian dan TNI untuk menyediakan velbed atau tempat tidur lipat sebagai tempat tidur sementara.

"Problemnya MCK, di futsal dengan daya tampung 100 orang WC-nya hanya lima. Di Sasana Krida dengan daya tampung 700 orang WC-nya hanya 16," kata Sadewo.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Usulkan Penderita Diabetes dan Hipertensi Pakai Gelang Khusus

Ganjar Usulkan Penderita Diabetes dan Hipertensi Pakai Gelang Khusus

Regional
Hujan Deras di Kawasan Puncak Bogor, Depan Mapolsek Megamendung Sempat Terendam

Hujan Deras di Kawasan Puncak Bogor, Depan Mapolsek Megamendung Sempat Terendam

Regional
15 Tenaga Medis RSUD Madiun Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Rekan Kerja

15 Tenaga Medis RSUD Madiun Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Rekan Kerja

Regional
Gubernur Sulsel soal Pilkada di Tengah Pandemi: Kita Harap Tak Ada Klaster Baru

Gubernur Sulsel soal Pilkada di Tengah Pandemi: Kita Harap Tak Ada Klaster Baru

Regional
Buat Obat Kumur dari Daun Kelor, 3 Siswi Raih Medali di Kompetisi Internasional

Buat Obat Kumur dari Daun Kelor, 3 Siswi Raih Medali di Kompetisi Internasional

Regional
Kembali Berulah, 2 Napi Asimilasi Lapas Pati Terancam Dijebloskan ke Nusakambangan

Kembali Berulah, 2 Napi Asimilasi Lapas Pati Terancam Dijebloskan ke Nusakambangan

Regional
Banjir Bandang Landa Cicurug Sukabumi, 12 Rumah Hanyut, 85 Terendam

Banjir Bandang Landa Cicurug Sukabumi, 12 Rumah Hanyut, 85 Terendam

Regional
Peserta Balap Lari Liar di Solo Diancam Hukuman Membersihkan Sungai

Peserta Balap Lari Liar di Solo Diancam Hukuman Membersihkan Sungai

Regional
Cianjur Punya Tim Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Ini Tugasnya

Cianjur Punya Tim Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Ini Tugasnya

Regional
Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Regional
25 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Solo

25 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Solo

Regional
Permohonan Jerinx untuk Ganti Majelis Hakim Ditolak

Permohonan Jerinx untuk Ganti Majelis Hakim Ditolak

Regional
Respons Gibran dan Calon Lawannya soal Desakan Penundaan Pilkada

Respons Gibran dan Calon Lawannya soal Desakan Penundaan Pilkada

Regional
Wabah Belum Berakhir, Tempat Hiburan Malam di Makassar Sudah Kembali Buka

Wabah Belum Berakhir, Tempat Hiburan Malam di Makassar Sudah Kembali Buka

Regional
Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X