UPDATE: 124 Kasus Positif Covid-19 di Papua

Kompas.com - 22/04/2020, 20:20 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Terdapat penambahan lima kasus positif Covid-19 di Papua, Rabu (22/4/2020).

Dengan demikian, total kasus Covid-19 di Papua berjumlah 124 kasus.

Total dari jumlah tersebut, 84 pasien masih dirawat, 33 sembuh, dan 7 meninggal.

Terkait tambahan 5 kasus itu, 3 kasus ditemukan di Kabupaten Mimika, 1 kasus di Kota Jayapura, dan 1 Kasus di Kabupaten Jayapura.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua Silwanus Sumule menjelaskan, hari ini terdapat tambahan empat pasien corona yang yang dinyatakan sembuh dan telah dipulangkan.

Baca juga: Ketua DPR Papua Dukung PON 2020 Ditunda, Anggaran Dialihkan untuk Penanganan Covid-19

"Dua pasien sembuh dari Kota Jayapura, satu pasien dari Keerom dan satu pasien dari Mimika," kata Silwanus saat menyampaikan rilis melalui aplikasi Zoom kepada awak media, Rabu. 

Lebih rinci, di Mimika kini telah ditemukan 39 kasus, di mana 30 dirawat, 6 sembuh, dan 3 meninggal.

Lalu di Kota Jayapura ada 32 kasus, di mana 15 dirawat, 14 sembuh, dan 3 meninggal.

Kabupaten Jayapura sudah ditemukan 25 kasus, di mana 18 dirawat, 6 sembuh, dan 1 meninggal.

Merauke tetap dengan 9 kasus, di mana 5 dirawat dan 4 pasien dinyatakan sembuh.

Lalu di Keerom menjadi enam kasus dan seluruhnya masih dalam perawatan di Kota dan Kabupaten Jayapura.

Di Sarmi masih dengan 4 kasus, di mana 2 masih dirawat, dan 2 pasien telah sembuh.

Nabire tetap tiga kasus dan seluruhnya masih dirawat.

Kemudian di Jayawijaya dan Biak Numfor masing-masing dengan dua kasus dan seluruh pasien masih dalam perawatan.

Baca juga: Cerita Pasien Sembuh Corona di Papua, Khatam Al Quran Selama Isolasi

Mamberamo Tengah masih satu kasus dan saat ini pasiennya masih dirawat di RSUD Wamena.

Terakhir di Boven Digoel ada satu kasus dan tengah dirawat di RSUD Merauke.

Selain itu, di Papua ada 3.741 orang dalam pemantauan (ODP) dan 160 pasien dalam pengawasan (PDP).

Diberitakan sebelumnya,  pemerintah menyatakan bahwa masih ada penularan virus corona yang menyebabkan pasien Covid-19 di Indonesia bertambah.

Berdasarkan data yang dihimpun hingga Rabu (22/4/2020) pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan 283 pasien Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Bertambahnya jumlah pasien menyebabkan total ada 7.418 kasus Covid-19 di Tanah Air, sejak kasus ini diumumkan per 2 Maret 2020.

Hal ini diungkapkan juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Rabu sore.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembantu Bunuh Majikannya di Bandung karena Pelaku Sering Dipukuli Korban

Pembantu Bunuh Majikannya di Bandung karena Pelaku Sering Dipukuli Korban

Regional
Polisi Tangkap 9 Preman Bawa Sajam di Solo, 10 Masih DPO

Polisi Tangkap 9 Preman Bawa Sajam di Solo, 10 Masih DPO

Regional
325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

Regional
Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Regional
Cerita Budi dan Yudha Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Cerita Budi dan Yudha Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Regional
5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

Regional
Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Regional
Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Regional
Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Regional
Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Regional
Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Regional
Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Regional
Cerita Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya Usai Dilantik, Mengaku Kangen dan Teringat Sering Bolos

Cerita Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya Usai Dilantik, Mengaku Kangen dan Teringat Sering Bolos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X