Ketua DPR Papua Dukung PON 2020 Ditunda, Anggaran Dialihkan untuk Penanganan Covid-19

Kompas.com - 22/04/2020, 18:38 WIB
Menpora Zainudin Amali(baju kuning) memberi keterangab kepada media usai meninjau Stadion Papua Bangkit, Jayapura, Papua, Kamis (13/02/2020) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIMenpora Zainudin Amali(baju kuning) memberi keterangab kepada media usai meninjau Stadion Papua Bangkit, Jayapura, Papua, Kamis (13/02/2020)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Ketua DPR Papua Jhony Banua Rouw mendukung usulan untuk menunda pelaksanaan PON XX 2020 di Papua, karena pandemi Covid-19.

Ia berpandangan, penanganan pandemi corona yang tengah dialami hampir 200 negara ini, membutuhkan waktu cukup lama.

"Saya sudah sampaikan, menurut analisis kita, bahwa PON pasti akan tertunda. Hasil rapat  Komisi X DPR RI dengan Menpora, sudah diputuskan ditunda. Hanya tunggu surat keputusan presiden," ujar Jhony saat dihubungi, Rabu (22/4/2020).

Baca juga: Jika Ditunda, PON 2020 Papua Mungkin Digeser Sampai Oktober 2021

Untuk menangani pandemi corona, sambung dia, dibutuhkan banyak anggaran dan harus dilakukan realokasi dan refocusing APBD.

Salah satu sumber dana yang cukup besar dan bisa dialihkan untuk pananganan corona adalah anggaran pelaksanaan PON 2020.

"Kami sangat setuju kalau PON ditunda karena dengan masalah (pandemi corona) begini kita butuh banyak biaya dan secara nasional kita akan dipotong 20 persen," kata dia.

"Sebaiknya dana-dana itu kita simpan untuk membantu penanganan Covid-19 di Papua. Kita kembalikan uang itu ke kabupaten/kota untuk membantu rakyatnya menangani Covid-19. Itu akan jauh lebih baik dari pada kita pakai untuk persiapan PON," sambung Jhony.

Terkait wacana penundaan PON XX hingga Oktober 2021, ia beranggapan itu hal yang tepat, karena di saat itu Papua bisa lebih siap.

Baca juga: Menpora: PON 2020 Belum Ditunda, Tunggu Keputusan Presiden

Sangat tidak memungkinkan bila PON diselenggarakan pada awal 2021.

"Baiknya PON diundur, paling cepat sampai September 2021. Karena dari sisi anggaran kita akan cukup. Kalau di semester pertama, dana kita belum ada dari pusat," kata Jhony.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Regional
Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X