Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Selasa Besok, Semua Pasar di Kota Semarang Akan Disemprot Disinfektan

Kompas.com - 20/04/2020, 09:16 WIB
Penyemprotan disinfektan di Kota Semarang. Dok. Pemkot SemarangPenyemprotan disinfektan di Kota Semarang.

KOMPAS.com – Semua pasar yang ada di Kota Semarang akan disemprot disinfektan pada Selasa (21/4/2020).

Menurut Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, penyemprotan disinfektan itu merupakan upaya sterilisasi tempat umum, terutama tempat yang berpotensi menyebarkan coronavirus disease 2019 ( Covid-19), seperti pasar.

"Pasar rakyat menjadi tempat beraktivitas banyak orang,” ujar Hendi (sapaan akrab Wali Kota Semarang) dalam keterangan tertulis.

Ia melanjutkan, mereka yang berbelanja ke pasar kemudian akan pulang ke rumah atau menjual kembali belanjaan dengan berkeliling.

Baca juga: Hadapi Covid-19, Pemkot Semarang Beri Diskon PBB dan Tunda Setoran Pajak

"Maka dari itu, ada kekhawatiran masyarakat bahwa pasar rakyat menjadi ruang penyebaran Covid-19. Maka dari itu kami lakukan penyemprotan disinfektan," imbuh Hendi.

Apa yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tersebut juga dilatarbelakangi kabar seorang ibu rumah tangga yang tertular Covid-19, diduga dari pedagang sayur keliling.

Padahal, ibu rumah tangga itu mengaku tidak pernah bepergian ke luar kota dalam waktu dekat atau mendatangi kerumunan di luar rumah.

Sementara itu, penyemprotan disinfektan di semua pasar kota Semarang akan dimulai pada siang hari pukul 11.00 waktu Indonesia barat (WIB).

Baca juga: Jelang Ramadhan, Wali Kota Semarang Akan Buka Donasi Takjil dan Santapan Buka Puasa

“Pedagang pasar tradisional di Kota Semarang diharapkan dapat menghentikan aktivitasnya sebelum jam 11.00 WIB pada hari tersebut,” ujar Asisten Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Semarang Widoyono.

Ia melanjutkan, pedagang baru bisa berjualan lagi keesokan harinya, Rabu (22/4/2020) agar cairan disinfektan tidak terhirup pedagang.

“Penyemprotan serentak ini dilakukan atas petunjuk bapak Wali Kota Semarang untuk menekan penyebaran Covid-19," imbuh Widoyono.

Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertambah 28, Total 2.822 Kasus Positif Covid-19 di Sulut

Bertambah 28, Total 2.822 Kasus Positif Covid-19 di Sulut

Regional
Didatangai Ketua DPRD, Siswi di Magetan yang Tinggal di Bekas Kandang Ayam Menangis Ingin Tetap Sekolah

Didatangai Ketua DPRD, Siswi di Magetan yang Tinggal di Bekas Kandang Ayam Menangis Ingin Tetap Sekolah

Regional
Ketua Komisi X: Para Siswa Sudah Rindu Suasana Sekolah

Ketua Komisi X: Para Siswa Sudah Rindu Suasana Sekolah

Regional
Polisi Sebut Warga yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK Diduga Masih Ada Hubungan Keluarga

Polisi Sebut Warga yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK Diduga Masih Ada Hubungan Keluarga

Regional
49 Tenaga Medis RSUD Wonogiri Sembuh, 30 Orang Menunggu Hasil Swab

49 Tenaga Medis RSUD Wonogiri Sembuh, 30 Orang Menunggu Hasil Swab

Regional
Kontroversi Jerinx SID di Media Sosial hingga Berujung Laporan Polisi

Kontroversi Jerinx SID di Media Sosial hingga Berujung Laporan Polisi

Regional
3 Hari Pelarian Warga Jombang Positif Covid-19 di Pontianak, Menggelandang ke Hutan karena Ditolak Teman

3 Hari Pelarian Warga Jombang Positif Covid-19 di Pontianak, Menggelandang ke Hutan karena Ditolak Teman

Regional
Polisi Amankan 2 Orang yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK, Petugas Dipukuli dan Mobil Digulingkan

Polisi Amankan 2 Orang yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK, Petugas Dipukuli dan Mobil Digulingkan

Regional
Jalan Kaki Mengelilingi Batas Desa, Tradisi Unik Masyarakat Indramayu

Jalan Kaki Mengelilingi Batas Desa, Tradisi Unik Masyarakat Indramayu

Regional
927 Orang Langgar Protokol Kesehatan di Fasilitas Publik Pemprov Jabar

927 Orang Langgar Protokol Kesehatan di Fasilitas Publik Pemprov Jabar

Regional
Wakil Ketua Komisi IV: Pemerintah Sebaiknya Ikuti Rekomendasi PBNU Hentikan Ekspor Benih Lobster

Wakil Ketua Komisi IV: Pemerintah Sebaiknya Ikuti Rekomendasi PBNU Hentikan Ekspor Benih Lobster

Regional
Satu Keluarga Guru SMPN 11 di Kota Madiun Positif Corona

Satu Keluarga Guru SMPN 11 di Kota Madiun Positif Corona

Regional
Tepergok Curi Sepatu, Seorang Pemuda Nyaris Diamuk Warga

Tepergok Curi Sepatu, Seorang Pemuda Nyaris Diamuk Warga

Regional
Saat Mbah Paniyem Terharu di Depan Ganjar: Seneng Sekali Pak, Dulu Gelap, Cuma Pakai Lilin

Saat Mbah Paniyem Terharu di Depan Ganjar: Seneng Sekali Pak, Dulu Gelap, Cuma Pakai Lilin

Regional
'Waktu Saya Kontraksi Bahkan Bayinya Sudah Terlihat, Petugas Tak Menghiraukan, Bilangnya Nanti'

"Waktu Saya Kontraksi Bahkan Bayinya Sudah Terlihat, Petugas Tak Menghiraukan, Bilangnya Nanti"

Regional
komentar di artikel lainnya