Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bertahan 12 Jam, Pasien Sembuh Covid-19 di Bangkalan Akhirnya Meninggal

Kompas.com - 18/04/2020, 13:35 WIB
Taufiqurrahman,
Khairina

Tim Redaksi

BANGKALAN, KOMPAS.com – Seorang pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh asal Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, akhirnya meninggal.

Pasien berusia 41 tahun ini dipulangkan dari RSUD Syamrabu Bangkalan pada Jumat (17/4/2020) pukul 11.00 WIB, kemudian pada pukul 23.00 WIB meninggal dunia.

Pasien ini hanya bertahan 12 jam sejak dipulangkan dari rumah sakit.

Baca juga: Setiap Hari, 1500 Telepon Prank Masuk ke Call Centre Covid-19 di Bandung

Ketua Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Bangkalan, Agus Zein menuturkan, kesembuhan pasien berinisial R itu sempat menjadi kabar gembira.

Seluruh keluarga, tenaga medis di rumah sakit dan Satgas Covid-19 memberikan motivasi kepada pasien tersebut.

Namun, kegembiraan itu hanya bertahan 12 jam karena yang bersangkutan dikabarkan meninggal setelah lima jam tinggal di rumahnya.

"Kami ikut berduka atas kematian pasien pertama Covid-19 Bangkalan. Semoga keluarganya diberi ketabahan," terang Agus Zein kepada Kompas.com, Sabtu (18/4/2020).

Informasi bahwa pasien itu dinyatakan sembuh dari Covid-19, berdasarkan hasil tes dari Balitbangkes Jakarta.

Bahkan, salinan surat keterangan bahwa pasien tersebut sembuh, diserahkan langsung dan dibawa pulang oleh pasien sendiri.

Baca juga: Di Tengah Pandemi Corona, 361 TKI dari Berbagai Negara Pulang ke Magelang

Namun, pasien tersebut, memiliki gejala kesehatan lain. Di antaranya penyakit jantung, kelainan darah dan asma.

Penyakit itu disarankan agar dilakukan pemeriksaan rutin ke dokter spesialis.

Pasien inisial R ini merupakan kasus pertama di Bangkalan. Pasien tersebut mudik ke Bangkalan dari Jakarta dengan gejala Covid-19.

Ia sempat dirawat di UGD Puskesmas Blega.

Namun, karena ada gejala sesak napas, pasien ini kemudian dirujuk ke RSUD Syamrabu Bangkalan dan dilakukan isolasi karena hasil rapid tes dinyatakan reaktif.

Selama proses isolasi, hasil tes swab belum keluar sehingga pasien tersebut pulang.

Pasien ini diisolasi kembali setelah hasil tes swab keluar dan dinyatakan positif.

Terkait dengan proses pemakaman pasien ini, pihak Satgas menyerahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga.

Satgas tidak perlu mengambil tindakan pemakaman sesuai SOP jenazah Covid-19 karena pasien sudah dinyatakan sembuh.

"Pasien tersebut sudah sembuh, jadi tidak perlu pemakaman layaknya jenazah Covid-19," ungkap Agus Zein.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com