Bantu Makamkan Jenazah Covid-19 yang Telantar, Bripka Yerry: Ada Rasa Takut

Kompas.com - 14/04/2020, 16:47 WIB
Kanit Reskrim Polsek Dimembe, Bripka Yerry Tumundo saat diwawancara di kediamannya di Desa Wusa, Kecamatan Talawaan, Minahasa Utara, Selasa (14/4/2020) pukul 12.52 WITA KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEYKanit Reskrim Polsek Dimembe, Bripka Yerry Tumundo saat diwawancara di kediamannya di Desa Wusa, Kecamatan Talawaan, Minahasa Utara, Selasa (14/4/2020) pukul 12.52 WITA

MANADO, KOMPAS.com  - Kanit Reskrim Polsek Dimembe, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Bripka Yerry Tumundo (sebelumnya ditulis Jerry-red), salah satu orang yang mengangkat peti jenazah Covid-19 dari mobil ambulans dan ikut menguburkan.

Yerry mengatakan, aksi kemanusian yang dilakukannya karena hatinya tergerak.

"Saya tergerak hati mengangkat peti jenazah, karena saat itu jenazah positif Covid-19 sudah terlantar kurang lebih dua jam di dalam mobil ambulans yang berada di lokasi pekuburan," katanya saat diwawancara di kediamannya di Desa Wusa, Kecamatan Talawaan, Minahasa Utara, Selasa (14/4/2020) siang.

Baca juga: Kisah Bripka Jerry Pakai APD Makamkan Jenazah Pasien Positif Covid-19 yang Sempat Ditolak

Yerry menceritakan, saat di lokasi pekuburan, Dinas Kesehatan sudah menyiapkan alat pelindung diri (APD).

Namun, tidak ada orang yang mau memakai APD tersebut untuk membantu menguburkan jenazah.

"Karena jenazah ini satu jemaat dengan saya di GMIM Efrata Kapataran, Wusa, maka tergerak batin saya dan spontan langsung menyatakan diri siap menjadi salah satu yang menggunakan APD untuk menurunkan peti jenazah. Karena udah molor sekitar dua jam di dalam mobil ambulans," ungkapnya.

Saat menyatakan diri siap, jelas perasaan takut ada. Perasaan takut timbul saat dirinya akan pakai APD.

"Di situ saya merasa was-was dan takut," ujarnya.

Kemudian, Yerry mendapat arahan oleh juru bicara Satgas Covid-19 Sulut dr Steven Dandel.

"Kata dr Dandel bahwa apabila menggunakan APD jangan takut karena kita tidak akan tertular. Kemudian, saya memakai APD dan selanjutnya saya berjalan kaki ke arah mobil ambulans," katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X