Pemprov Jabar Tambah Fitur Pengaduan Bansos di Sistem Pikobar

Kompas.com - 13/04/2020, 20:53 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil  dalam jumpa pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (12/4/2020). Dok. Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam jumpa pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (12/4/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menambahkan fitur pengaduan bantuan sosial pada sistem Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar). 

"Sistem di Pikobar sudah kita tambahi namanya fitur pengaduan bansos jadi kalau ada warga Jabar atau perantau yang belum terdata dalam gelombang pertama bantuan, itu bisa kita berikan ruang-ruang pengaduan yang nanti kita bantu," kata Emil di Mapolda Jabar, Senin (14/4/2020).

Baca juga: PSBB Kota Bandung Tinggal Tunggu Rekomendasi Ridwan Kamil

Dikatakan, bantuan sosial yang disalurkan nanti tidak hanya bagi warga yang memiliki kartu tanda penduduk (KTP) Jawa Barat saja, tapi juga bagi mereka yang ber-KTP di luar Jabar atau perantau yang masih bertahan untuk tidak mudik ke kampung halaman.

"Kita akan masukan data dan kita akan tolong dengan tujuh pintu bantuan dari pemerintah yakni kartu PKH, kartu sembako kemudian bansos presiden untuk Jabodetabek, kemudian ada kartu prakerja, dana desa bantuan provinsi dan bantuan kota kabupaten," pungkas Emil.

Seperti diketahui, Menteri Kesehatan telah mengirimkan surat persetujuan yang menyatakan bahwa lima provinsi di Jawa Barat disetujui melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Rencana penerapan ini akan dimulai tanggal 15 April 2020 hingga 14 hari ke depan.

Lima daerah yang menerapkan PSBB ini yakni Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi (Bodebek).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemprov Jabar juga akan menerjunkan semua tim di Jabar untuk memberikan edukasi dan konsekuensi terkait PSBB ini.

Baca juga: Pekan Depan, Jabar Tambah Tes Masif Corona Jadi 1.200 Kali Per Hari

Selain itu, Pemprov Kabar juga berencana kembali melakukan tes masif dengan metode Swab sebanyak 1.200 kali pada pekan depan, jumlah tes ini bertambah dari angka tes sebelumnya.

"Nah, mudah-mudahan dengan simpulan ini insya Allah di Jabar penanganan Covid-19 bisa kita maksimalkan, sudah lebih dari 70.000 alat tes rapid disebarkan dan ada 1.000-an yang positif rapid test dan sekarang sudah kita antrekan di-swab tes, mudah-mudahan hasilnya berbeda, dalam artian tidak positif tapi kalaupun iya kita akan menyampaikan ke publik apa adanya," kata Emil.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.