Kasus Positif di Papua Jadi 67, Virus Corona Sudah Masuk ke Wilayah Pegunungan

Kompas.com - 13/04/2020, 18:50 WIB
Juru Bicara Staga Covid-19 Papua Silwanus Sumule KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIJuru Bicara Staga Covid-19 Papua Silwanus Sumule

JAYAPURA, KOMPAS.com - Jumlah kasus positif virus corona atau Covid-19 di Provinsi Papua kembali bertambah sebanyak 6 kasus baru.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua Silwanus Sumule menyebut, jumlah kasus positif corona pada Senin (13/4/2020) sudah menjadi 67.

"Dari 67 kasus, 46 pasien dalam perawatan, kami juga mengucap syukur kepada Tuhan karena jumlah sembuh meningkat menjadi 15, kematian ada 7 kasus atau 11,1 persen dari jumlah kasus," kata Silwanus, di Jayapura, Senin.

Ia memberi perhatian khusus pada penemuan perdana kasus positif di wilayah pegunungan tengah Papua yaitu dua kasus di Kabupaten Jayawijaya dan satu di Mamberamo Tengah.

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 7, Ada yang dari Jakarta dan Papua

Menurut dia, upaya preventif pemerintah daerah setempat, didukung oleh Satgas Covid-19 Papua, untuk mencegah penularan virus corona tidak berhasil meski sejak 13 Meret 2020 akses penerbangan untuk manusia sudah ditutup.

"Jumlah kabupaten yang positif Covid bertambah dua dan ada di pegunungan. Upaya kita selama 3 minggu ini agar kasus ini tidak ada di pegunungan, jebol," kata Silwanus.

Ia pun meminta pemerintah daerah yang ada di pegunungan tengah Papua segera mengambil tindakan sepat untuk memutus mata rantai penularan virus corona.

Terlebih, dari tiga kasus di pegunungan tengah Papua, terdapat seorang dokter yang diduga tertular dari pasien.

"Satu kasus positif adalah dokter. Ini harus jadi perhatian karena kita betul-betul membutuhkan tenaga dokter di sana," kata dia.

Ke-3 pasien tersebut kini tengah dirawat di RSUD Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Kawasan pegunungan tengah Papua melingkupi delapan kabupaten, yaitu Jayawijaya, Tolikara, Lanny Jaya, Mamberamo Tengah, Pegunungan Bintang, Puncak Jaya, Puncak dan Yalimo.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marak Kasus Pencurian Kotak Amal Masjid di Pamekasan, Ini Tanggapan Polisi...

Marak Kasus Pencurian Kotak Amal Masjid di Pamekasan, Ini Tanggapan Polisi...

Regional
Pencurian Motor di Medan Terungkap karena GPS, 2 Pelakunya Ditembak

Pencurian Motor di Medan Terungkap karena GPS, 2 Pelakunya Ditembak

Regional
Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Perkosaan Dilakukan Depan Istri

Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Perkosaan Dilakukan Depan Istri

Regional
Polisi dan KIPI Tegaskan Dokter JF Meninggal Bukan karena Divaksin Covid-19

Polisi dan KIPI Tegaskan Dokter JF Meninggal Bukan karena Divaksin Covid-19

Regional
Kantor Perkebunan Sawit PT Arrtu Plantation Dibakar Massa, Camat: Di Luar Kendali Kami

Kantor Perkebunan Sawit PT Arrtu Plantation Dibakar Massa, Camat: Di Luar Kendali Kami

Regional
Soal Unggahan Bernada Rasisme terhadap Natalius Pigai, Kapolda Papua Jamin Proses Hukum Berjalan

Soal Unggahan Bernada Rasisme terhadap Natalius Pigai, Kapolda Papua Jamin Proses Hukum Berjalan

Regional
Bayi Kembar Siam Adam dan Aris Jalani Operasi Ketiga, untuk Perawatan Luka

Bayi Kembar Siam Adam dan Aris Jalani Operasi Ketiga, untuk Perawatan Luka

Regional
Lebih Parah dari Ekstasi, Polisi Ungkap Efek Narkoba yang Dikonsumsi Selebgram S

Lebih Parah dari Ekstasi, Polisi Ungkap Efek Narkoba yang Dikonsumsi Selebgram S

Regional
Baru 25 Persen Nakes Divaksin, Ridwan Kamil Sebut Vaksinasi Tahap I Belum Memuaskan

Baru 25 Persen Nakes Divaksin, Ridwan Kamil Sebut Vaksinasi Tahap I Belum Memuaskan

Regional
Buntut Kerumunan Fan Artis TikTok Asal Solo, Wali Kota Madiun: Restoran Itu Kita Tutup...

Buntut Kerumunan Fan Artis TikTok Asal Solo, Wali Kota Madiun: Restoran Itu Kita Tutup...

Regional
Evaluasi PPKM Tahap I di Garut: Kesadaran Warga Rendah, Patuh Prokes Harus Dipaksa

Evaluasi PPKM Tahap I di Garut: Kesadaran Warga Rendah, Patuh Prokes Harus Dipaksa

Regional
Pencarian 10 Pekerja yang Terjebak di Galian Tambang Dilanjutkan hingga Malam Hari

Pencarian 10 Pekerja yang Terjebak di Galian Tambang Dilanjutkan hingga Malam Hari

Regional
Kesal Dimarahi Ketahuan Ingin Nikah Lagi, Suami Tega Lempar Istri Pakai Sekop

Kesal Dimarahi Ketahuan Ingin Nikah Lagi, Suami Tega Lempar Istri Pakai Sekop

Regional
Ditangkap Gelar Pesta Narkoba, Selebgram Asal Jakarta Ini Diduga Konsumsi Pil Jenis Baru

Ditangkap Gelar Pesta Narkoba, Selebgram Asal Jakarta Ini Diduga Konsumsi Pil Jenis Baru

Regional
Polisi: Narkoba yang Dipakai Selebgram 'S' Lebih Parah dari Ekstasi

Polisi: Narkoba yang Dipakai Selebgram "S" Lebih Parah dari Ekstasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X