Kabar Baik, Hasil Tes Swab 4 Praja Putri IPDN Negatif Covid-19

Kompas.com - 11/04/2020, 14:42 WIB
Praja putri IPDN Kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat saat mengikuti rapid test, beberapa waktu lalu. Dok. Humas IPDN Jatinangor/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHPraja putri IPDN Kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat saat mengikuti rapid test, beberapa waktu lalu. Dok. Humas IPDN Jatinangor/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Sebanyak empat praja putri Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjalani tes swab setelah mendapatkan hasil reaktif dalam rapid test virus corona baru atau Covid-19.

Kepala Biro Administrasi Kerja Sama dan Hukum IPDN Kampus Jatinangor Baharuddin Pabba mengatakan, berdasarkan hasil tes swab empat praja putri itu dinyatakan negatif Covid-19.

"Alhamdulillah, pemeriksaan swab PCR terhadap empat praja putri IPDN Jatinangor dari Labkesda Bandung semuanya negatif Covid-19," kata Baharuddin melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Sabtu (11/4/2020).

Baca juga: Perjuangan Pasien Positif Corona di Sumbar, Dikabarkan Meninggal dan Dihibur Cleaning Service

Meski telah dinyatakan negatif, empat praja putri itu masih diisolasi di Poliklinik IPDN Kampus Jatinangor.

Mereka akan dikarantina selama 14 hari.

"Terhitung sejak tanggal pengambilan swab PCR," kata Baharuddin.

Baharuddin menjelaskan, empat praja putri yang mendapatkan hasil reaktif dalam rapid test itu berasal dari Sumatera Utara, Papua Barat, Jambi, dan Kalimantan Tengah.

Hingga 8 April 2020, sebanyak 2.799 praja IPDN di dua kampus telah mengikuti rapid test virus corona. Hasil rapid test itu dinyatakan non-reaktif virus corona baru atau Covid-19.

Rinciannya, 2.299 di IPDN Kampus Jatinangor, terdiri dari 2.181 praja putra dan putri serta 181 ASN.

Baca juga: Pasien 02 Positif Corona di Batu Merupakan Paramedis, Hadiri Pelatihan Asrama Haji Surabaya

Sedangkan 500 orang di IPDN Kampus Cilandak, terdiri dari 323 praja dan 177 ASN.

"Alhamdulillah, dari total 2.299 orang di lingkungan civitas akademika IPDN ini semuanya negatif Covid-19," kata Baharuddin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Salatiga Perintahkan Pendampingan Disabilitas Dilakukan Menyeluruh

Wali Kota Salatiga Perintahkan Pendampingan Disabilitas Dilakukan Menyeluruh

Regional
Debat Pilkada Putaran Kedua, Gibran Ingin Solo Utara Jadi Pusat Perdagangan, Bajo Bangun Jalan Layang

Debat Pilkada Putaran Kedua, Gibran Ingin Solo Utara Jadi Pusat Perdagangan, Bajo Bangun Jalan Layang

Regional
Tenda Terendam Air Hujan, Ribuan Pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok Direlokasi

Tenda Terendam Air Hujan, Ribuan Pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok Direlokasi

Regional
Diterjang Puting Beliung, 23 Rumah Warga di Kalsel Porak-poranda

Diterjang Puting Beliung, 23 Rumah Warga di Kalsel Porak-poranda

Regional
BNPB: Jalur Evakuasi di Gunung Semeru Harus Segera Dibangun

BNPB: Jalur Evakuasi di Gunung Semeru Harus Segera Dibangun

Regional
Bupati Positif Covid-19, Puluhan Pejabat Pemkab Bantaeng Jalani 'Swab Test'

Bupati Positif Covid-19, Puluhan Pejabat Pemkab Bantaeng Jalani "Swab Test"

Regional
Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Regional
Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Regional
8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

Regional
Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Regional
Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Regional
7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

Regional
Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Regional
22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

Regional
Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X