Kota Magelang Perpanjang Masa Belajar di Rumah hingga 30 April 2020

Kompas.com - 09/04/2020, 16:11 WIB
Pemkot Magelang menutup akses jalan protokol menuju pusat kota sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona (covid-19), sejak Senin (30/3/2020). KOMPAS.COM/IKA FITRIANAPemkot Magelang menutup akses jalan protokol menuju pusat kota sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona (covid-19), sejak Senin (30/3/2020).

MAGELANG, KOMPAS.com- Pemerintah Kota Magelang kembali memperpanjang kegiatan belajar mengajar (KBM) peserta didik di rumah hingga 30 April 2020, bagi PAUD, TK, SD, SMP.

Ini merupakan perpanjangan waktu untuk ketiga kalinya. Perpanjangan pertama 16-29 Maret 2020, dan kedua 30 Maret - 11 April 2020.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Magelang Agus Sujito menjelaskan, perpanjangan KBM ini sebagai imbas pandemi virus corona atau Covid-19 yang belum juga usai.

Baca juga: Depok Perpanjang Masa Belajar di Rumah hingga 30 April 2020

 

Keputusan ini diharapkan bisa memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.

"Mengingat situasi yang belum memungkinkan, proses belajar di rumah kembali diperpanjang hingga 30 April 2020. Apabila ada perubahan situasi dan kondisi akan diberitahukan lebih lanjut," jelas Agus, dalam keterangan tertulis, Kamis (9/4/2020). 

Agus mengatakan, keputusan ini tertuang dalam surat edaran (SE) nomor: 420/560/230 tentang penyelenggaraan pendidikan dalam rangka pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19.

Edaran tertanggal 9 April 2020 ini diedarkan menuju kepala PAUD, SD dan SMP. Selain itu, juga diedarkan kepada penyelenggara kursus.

Baca juga: Pemkot Bekasi Ajukan Tiga Skenario Proses Belajar Mengajar ke Kemendikbud

Agus menambahkan, peserta didik selama belajar di rumah mengerjakan tugas, pembelajaran daring yang diberikan guru dan menghindari keluar rumah. 

“Kami imbau peserta didik tetap belajar di rumah dan menghindari keluar rumah. Untuk menjaga kesehatan dengan pola hidup bersih dan sehat,” kata Agus.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Regional
Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Regional
Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Regional
Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Regional
Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Regional
Empat Wilayah di Sumsel Bersiap 'New Normal', Palembang Tak Masuk

Empat Wilayah di Sumsel Bersiap "New Normal", Palembang Tak Masuk

Regional
Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Regional
Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Regional
Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Regional
Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Regional
3 Warga Ngada NTT Tewas Keracunan Belerang Saat Bakar Sarang Lebah

3 Warga Ngada NTT Tewas Keracunan Belerang Saat Bakar Sarang Lebah

Regional
Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Regional
Bayi Kembar Usia 1 Tahun Terpapar Corona dari Klaster Jemaat HOG Batam

Bayi Kembar Usia 1 Tahun Terpapar Corona dari Klaster Jemaat HOG Batam

Regional
Halusinasi Kapolsek Berujung Pemecatan, Tabrak Rumah Warga hingga Tewaskan Balita

Halusinasi Kapolsek Berujung Pemecatan, Tabrak Rumah Warga hingga Tewaskan Balita

Regional
Khofifah: Siswa di Jatim Tetap Belajar di Rumah Meski Masuk Fase New Normal

Khofifah: Siswa di Jatim Tetap Belajar di Rumah Meski Masuk Fase New Normal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X