Kompas.com - 09/04/2020, 10:16 WIB

GOWA, KOMPAS.com - Pasar Minasamaupa, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, kini melayani penjualan sejumlah kebutuhan bahan pokok secara online.

Hal tersebut dilakukan pihak pengelola pasar demi memutus rantai penyebaran covid-19.

Meski demikian, pemesanan via online ini masih sebatas melayani sembako untuk dua kecamatan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa Andi Sura menjelaskan, pemberlakukan belanja pasar online ini dimulai pada pukul 06.00 Wita hingga 16.00 Wita.

 

Pengantaran akan dilakukan keesokan harinya mulai pukul 06.00 Wita hingga pukul 12.00 WITA.

"Ini bentuk upaya pemerintah mengurangi masyarakat keluar rumah dan melakukan kontak langsung dengan orang banyak," ujarnya kepada wartawan, Kamis, (19/4/2020).

Baca juga: 12 Eks Peserta Ijtima Ulama Gowa di Kaltara Positif Corona

Dia berharap, selama pandemi corona seluruh pasar tradisional yang ada di wilayah Kabupaten Gowa dapat menerapkan hal yang sama.

"Jika pasar online ini berjalan dengan baik maka pengurangan kontak dengan orang banyak bisa kita diwujudkan. Sehingga penyebaran virus bisa kita tekan" kata Andi.

Adapun jenis bahan pokok yang dijual antara lain daging, ayam, ikan bandeng, ikan asin, tahu, tempe, beras, bawang merah, bawang putih, gula pasir, terigu, dan aneka sayur mayur seperti kol, kentang, sawi, lombok, tomat, dan labu.

"Kita baru membentuk di Pasar Minasamaupa maka jangkauannya hanya untuk warga di sekitaran Kecamatan Sombaopu dan Kecamatan Pallangga," kata Andi Sura.

Untuk mekanisme pemesanan, pembeli hanya cukup menelepon nomor kontak pengelola yang telah tertera di brosur yang telah disebar di media sosial.

Baca juga: Lagi, 4 Peserta Ijtima Ulama Gowa di Kaltim Dinyatakan Positif Corona

Penjual kemudian akan menjelaskan mekanisme pengantaran, mulai dari biaya pengantaran, jenis pembayaran yang dipilih (cash atau kredit) dan lainnya.

Jika telah disepakati, penjual akan mencatat dan besoknya akan diantarkan sesuai alamat pembeli.

"Jadi daftar harga yang diberikan belum termasuk biaya pengantaran, makanya ada komunikasi sebelum transaksi dan pengantaran. Kita juga pastikan harganya tidak mahal jika dibandingkan biaya keluar sendiri ke pasar," jelas Andi Sura

Sejak mewabahnya Covid-19 di wilayah Sulawesi Selatan, Kabupaten Gowa tercatat sebagai wilayah kedua terbanyak setelah Kota Makassar.

Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan mencatat, terdapat 17 pasien positif di Kabupaten Gowa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.