Selama Darurat Covid-19, Isdianto Jamin Stok Sembako di Kepri Aman

Kompas.com - 08/04/2020, 17:50 WIB
Plt Gubernur Kepulauan Roau (Kepri) Isdianto langsung memeriksa kesiapan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam dalam melaksanakan pemeriksaan covid-19. HUMAS PEMPROV KEPRIPlt Gubernur Kepulauan Roau (Kepri) Isdianto langsung memeriksa kesiapan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam dalam melaksanakan pemeriksaan covid-19.

BATAM, KOMPAS.com - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto menegaskan bahwa stok sembako di Kepri selama darurat Covid-19 dijamin aman.

Bahkan, stok ini dijamin aman hingga enam bulan ke depan meskipun darurat Covid-19 diprediksi hanya selama tiga bulan ke depan.

"Alhamdulillah baru saja kami cek, stok sembako aman hingga enam bulan ke depan. Sementara darurat Covid-19 ini diprediksi hanya tiga bulan ke depan," kata Isdianto usai meninjau alat PCR bantuan Singapura di Balao Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLP) Kelas I Batam, Rabu (8/4/2020).

Baca juga: Kepri Terima Bantuan PCR dari Singapura, Sampel Tes Swab Tidak Perlu Dikirim ke Jakarta

Isdianto mengaku dirinya juga telah meninjau langsung beberapa gudang sembako yang ada di Tanjungpinang dan Batam, salah satunya adalah gudang Toko Abadi Jaya selaku distributor beras dan gula di Batu Tujuh Tanjungpinang.

Tidak hanya di situ, Isdianto juga mengaku melanjutkan peninjauan di Toko Adil, yang juga distributor beras dan gula milik pengusaha Tanjungpinang, yang juga berlokasi di Batu Tujuh.

Tidak hanya soal stok sembako, menyangkut harga juga sampai saat ini relatif stabil.

Kalaupun ada kenaikan harga, Isdianto mengaku belum terlalu signifikan atau masih dalam keadaan wajar kenaikannya.

Baca juga: Kepulangan TKI Melalui Kepri Diprediksi hingga Mendekati Lebaran

Isdianto juga berharap darurat Covid-19 segera berakhir di Kepri sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih besar. Baik menyangkut kesehatan, perekonomian, sosial dan sebagainya.

"Musibah ini bukan kehendak kita. Dan, kita, pemerintah sangat serius menangani ini. Baik dari segi tindakan yang sudah kita lakukan, penganggaran dan sebagainya. Kita doakan saja ini cepat berakhir, sehingga semuanya bisa normal seperti sedia kala," pungkas Isdianto.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Regional
Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Regional
Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Regional
Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Regional
Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Regional
Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Regional
Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Regional
KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat | Mobil Avanza Dibarter Bunga Keladi

[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat | Mobil Avanza Dibarter Bunga Keladi

Regional
Waspada DBD di Riau, Tercatat 33 Orang Meninggal Dunia

Waspada DBD di Riau, Tercatat 33 Orang Meninggal Dunia

Regional
Debat Pamungkas Pilkada Serang, Dua Paslon Janjikan Hal Ini

Debat Pamungkas Pilkada Serang, Dua Paslon Janjikan Hal Ini

Regional
Diduga Bawa Kabur Rp 134 Juta, Bandar Arisan Online Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologinya

Diduga Bawa Kabur Rp 134 Juta, Bandar Arisan Online Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Cerita Para Perempuan Terdampak Covid-19, Alami Stress hingga  Kekerasan Fisik dan Psikis

Cerita Para Perempuan Terdampak Covid-19, Alami Stress hingga Kekerasan Fisik dan Psikis

Regional
Cerita Ayah Angkat Bocah 8 Tahun yang Konsumsi Susu Campur Narkoba sejak Bayi: Dia Pusing Jika Tak Mencuri

Cerita Ayah Angkat Bocah 8 Tahun yang Konsumsi Susu Campur Narkoba sejak Bayi: Dia Pusing Jika Tak Mencuri

Regional
Cerita Warga Malang Kehilangan Ratusan Juta, Modus Pulsa Gratis hingga Diminta Sebut OTP

Cerita Warga Malang Kehilangan Ratusan Juta, Modus Pulsa Gratis hingga Diminta Sebut OTP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X