Siapkan Rp 10 Miliar, Pemkab Garut Akan Lunasi Utang Warga di Rentenir

Kompas.com - 08/04/2020, 14:40 WIB
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman saat diwawancara, Rabu (26/02/2020) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGWakil Bupati Garut Helmi Budiman saat diwawancara, Rabu (26/02/2020)

GARUT, KOMPAS.com – Sebagai bagian dari program penanggulangan dampak virus corona, Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, merencanakan membayar utang-utang warga di rentenir atau yang biasa dikenal “Bank Emok”.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman menyatakan, bagi warga yang memiliki utang kepada rentenir atau Bank Emok, bisa melaporkan ke RT/RW.

Nantinya, pihak RT atau RW akan melaporkan data warga yang berutang ke tingkat desa, lalu  dilanjutkan ke kecamatan.

Baca juga: Warga Garut yang Positif Corona Bertambah Jadi 2 Orang

“Warga yang akan dibantu pembayarannya, maksimal memiliki utang Rp 1 juta. Setelah ada laporan dari RT atau RW, nanti pihak kecamatan akan memeriksa,” kata Helmi kepada wartawan, Rabu (8/4/2020).

Setelah diperiksa oleh kecamatan, menurut Helmi, nantinya pihak rentenir itu bisa menghubungi kantor kecamatan setempat untuk mengambil pembayarannya.

Dari hasil pemeriksaan kecamatan, nantinya diketahui besaran pinjaman hingga kemudian dibayar dengan melampirkan surat pernyataan di atas materai.

“Surat pernyataan ini jadi bukti utang sudah dilunasi, jadi tidak menagih lagi ke warga,” kata Helmi.

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut 5 Daerah di Jabar Ajukan Status PSBB

Helmi mengatakan, sampai saat ini Pemkab Garut masih belum mengetahui pasti berapa jumlah warga yang memiliki utang ke rentenir.

Bantuan ini juga untuk mendata jumlah warga yang membutuhkan bantuan sosial.

Perjanjian dengan Pemkab Garut

Helmi menegaskan, bantuan pembayaran utang ini hanya akan diberikan kepada warga yang berjanji tidak akan berutang lagi ke rentenir.

Baca juga: Anggota DPRD yang Mabuk Hampir Menabrak Tentara Berpangkat Kolonel

Apabila warga ingin meminjam uang, Helmi menyarankan agar warga meminjam dari lembaga keuangan di bawah naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kalau yang pinjaman online, mungkin ada beberapa yang dibawah OJK. Kalau besarannya masih di bawah Rp 1 juta, bisa saja dibantu,” kata Helmi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X