Sungai Meluap di Sukabumi, Belasan Rumah Terendam Banjir

Kompas.com - 07/04/2020, 11:45 WIB
Luapan air saat banjir di Parungkuda, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (6/4/2020). DOK : KECAMATAN PARUNGKUDALuapan air saat banjir di Parungkuda, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (6/4/2020).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Banjir merendam belasan rumah di Kampung Babakan, Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (6/4/2020).

Banjir saat ini lebih parah dibandingkan kejadian pada 3 pekan sebelumnya, akibat intensitas hujan yang lebih lama.

"Ada 13 unit rumah dan mushala yang terendam dengan ketinggian banjir mencapai 40 sentimeter," kata Pelaksana tugas Kepala Seksi Sosial Budaya Kecamatan Parungkuda Saep Purnama saat dihubungi Kompas.com Selasa (7/4/2020).

Baca juga: Klarifikasi GBI soal Kegiatan Keagamaan di Sukawana Bandung

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Banjir terjadi sekitar 5 jam sebelum berangsur surut.

"Alhamdulillah sebelum banjir merendam permukiman, warga sudah menyelamatkan diri dan barang-barang berharganya di tempat yang aman," tutur Saep.

Baca juga: Data Terbaru di Jabar, 13 Sembuh dan 29 Orang Meninggal akibat Corona

Menurut Saep, warga juga tidak ada yang sampai mengungsi.

Pada Senin malam, warga yang terdampak banjir sudah kembali ke rumah masing-masing.

Menurut Saep penyebab banjir adalah kondisi sungai kecil yang semakin dangkal.

Selain itu, beberapa aliran sungai tertutup beton, sehingga sungai tak mampu menampung debit air dalam jumlah besar dan membuat airnya meluap.

"Kami akan bermusyawarah bersama warga untuk mendapatkan solusinya. Rencananya hari ini. Kami sudah melapor dan berkoordinasi dengan BPBD," kata Saep.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alasan Bawaslu Jember Belum Periksa 26 Penyelenggara yang Diduga Dukung Paslon Independen

Alasan Bawaslu Jember Belum Periksa 26 Penyelenggara yang Diduga Dukung Paslon Independen

Regional
Keluarga Guru SD yang Tewas dalam Ember: Kalau Bisa, Nyawa Dibayar Nyawa...

Keluarga Guru SD yang Tewas dalam Ember: Kalau Bisa, Nyawa Dibayar Nyawa...

Regional
Balita 2 Tahun, Anak Bidan di Sinjai, Terinfeksi Covid-19

Balita 2 Tahun, Anak Bidan di Sinjai, Terinfeksi Covid-19

Regional
BNPB Nilai Warga Lereng Merapi di Sleman Sudah Tangguh Bencana

BNPB Nilai Warga Lereng Merapi di Sleman Sudah Tangguh Bencana

Regional
Kesaksian Tetangga Temukan Guru SD Tewas dalam Ember: Saya Tidak Kuat Melihat Jenazahnya..

Kesaksian Tetangga Temukan Guru SD Tewas dalam Ember: Saya Tidak Kuat Melihat Jenazahnya..

Regional
Kasus Positif Corona Jabar Pecah Rekor, Bertambah 962 Orang dalam Sehari

Kasus Positif Corona Jabar Pecah Rekor, Bertambah 962 Orang dalam Sehari

Regional
Lima Burung Langka Serindit Melayu Gagal Diselundupkan ke Jakarta

Lima Burung Langka Serindit Melayu Gagal Diselundupkan ke Jakarta

Regional
Wali Kota Magelang Bertemu Ganjar Pranowo Bahas Aset Eks Mako Akabri

Wali Kota Magelang Bertemu Ganjar Pranowo Bahas Aset Eks Mako Akabri

Regional
Kisah Pilu Elisa, Ditandu untuk Berobat, Tewas Saat Jembatan yang Dilalui Putus

Kisah Pilu Elisa, Ditandu untuk Berobat, Tewas Saat Jembatan yang Dilalui Putus

Regional
Gara-gara Mandi di Depan Rumah, Gadis 16 Tahun Hampir Diperkosa Tetangga

Gara-gara Mandi di Depan Rumah, Gadis 16 Tahun Hampir Diperkosa Tetangga

Regional
Tak Punya Riwayat Penyakit Lain, Mantan Wakil Wali Kota Padang Panjang Sembuh dari Covid-19

Tak Punya Riwayat Penyakit Lain, Mantan Wakil Wali Kota Padang Panjang Sembuh dari Covid-19

Regional
Ayah Cabuli Anak Tiri Selama 6 Tahun, Pelaku Ancam Bunuh Ibu dan Adik

Ayah Cabuli Anak Tiri Selama 6 Tahun, Pelaku Ancam Bunuh Ibu dan Adik

Regional
Rampas Senpi Polisi Saat Diringkus, Maling Ini 7 Jam Dicari, Ternyata Sembunyi di Plafon Rumah

Rampas Senpi Polisi Saat Diringkus, Maling Ini 7 Jam Dicari, Ternyata Sembunyi di Plafon Rumah

Regional
Batal Maju Pilkada Batam Via Jalur Independen, Eks Staf Ahli Ahok Rian Ernest Dilirik Golkar

Batal Maju Pilkada Batam Via Jalur Independen, Eks Staf Ahli Ahok Rian Ernest Dilirik Golkar

Regional
Gara-gara Tak Tahu Jam Acara Nikah Anaknya, Ibu Ini Mengamuk, Ijab Kabul Tertunda

Gara-gara Tak Tahu Jam Acara Nikah Anaknya, Ibu Ini Mengamuk, Ijab Kabul Tertunda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X