Kompas.com - 06/04/2020, 17:16 WIB
Wali Kota Malang, Sutiaji usai rapat koordinasi di Balai Kota Malang, Senin (16/3/2020). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKWali Kota Malang, Sutiaji usai rapat koordinasi di Balai Kota Malang, Senin (16/3/2020).

MALANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Malang memperketat pengawasan di pintu masuk menuju daerah Kota Malang.

Setiap pendatang yang masuk ke Kota Malang dicek kesehatannya, baik pendatang yang menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum.

Pemerintah Kota Malang sudah membentuk Posko Penanggulangan Covid-19 di sejumlah pintu masuk.

Seperti di Terminal Landungsari, Terminal Arjosari, Stasiun Malang Kota Baru dan di daerah Hawai Water Park yang merupakan daerah perbatasan Kota Malang dan Kabupaten Malang.

Baca juga: Pemda di Malang Raya Siapkan Skema PSBB

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, pengetatan pengawasan di pintu masuk itu sebagai persiapan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Rencananya, PSBB akan diterapkan dalam lingkup daerah Malang Raya.

"Sambil menunggu pemberlakuan PSBB, maka kami siapkan pertama adalah mobilitas orang dari luar ini kami pantau. Jadi, kami akan lebih disiplin lagi, orang yang dari luar baik pakai mobil pribadi maupun kendaraan-kendaraan umum akan kami cek satu-persatu berkaitan dengan masalah suhu badan," kata Sutiaji, saat meninjau Posko Penanggulangan Covid-19, di Stasiun Malang Kota Baru, Senin (6/4/2020).

Sutiaji mengatakan, jika suhu tubuh orang itu mencapai 38 derajat celcius ke atas, orang itu akan diminta untuk memenuhi protokol kesehatan.

Salah satunya adalah akan dibawa ke puskesmas setempat.

Tidak hanya itu, jika orang itu berpotensi menjadi orang dalam pemantauan (ODP), akan diminta untuk isolasi mandiri.

 

 

Pemerintah Kota Malang juga sudah menyiapkan sejumlah gedung untuk dijadikan tempat isolasi bagi ODP.

Salah satunya adalah gedung Balai Diklat milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang ada di Kota Malang.

Gedung itu bisa menampung hingga 300 orang.

Selain itu, juga rusunawa milik Unikama serta rusunawa bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Sutiaji mengatakan, melihat sebaran Covid-19, Kota Malang harus menerapkan PSBB.

"Karena PSBB itu amat diperlukan bagi Kota Malang," ujar dia.

Baca juga: Dinyatakan Sembuh Secara Klinis, 4 Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Malang Tunggu Hasil Lab

Sampai saat ini, tiga pemerintah daerah di Malang Raya yang meliputi Kota Batu, Kota Malang dan Kabupaten Malang, masih menyusun draf pengajuan PSBB.

Draf itu disusun melalui kerja sama dengan Universitas Brawijaya (UB).

Draf itu nantinya akan diajukan ke gubernur.

Kemudian, gubernur mengajukannya kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sementara itu, jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Malang per tanggal 5 April 2020 sebanyak lima orang, tiga di antaranya sudah sembuh dan dua orang masih dalam perawatan.

Jumlah orang dengan kategori orang dalam resiko sebanyak 687 orang, orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 52 orang, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 359 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 33 orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X