Dalam 2 Hari, 3 PDP Virus Corona di Kota Tegal Meninggal Dunia

Kompas.com - 05/04/2020, 22:51 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr. Sri Prima Indraswari dan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Yuli Prasetya saat jumpa pers terkait penanganan ODGJ di Kantor Dinas Kesehatan Kota Tegal, Selasa (11/2/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiKepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr. Sri Prima Indraswari dan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Yuli Prasetya saat jumpa pers terkait penanganan ODGJ di Kantor Dinas Kesehatan Kota Tegal, Selasa (11/2/2020)

TEGAL, KOMPAS.com - Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19) yang dirawat di Kota Tegal, Jawa Tengah, meninggal dunia.

Kali ini, seorang laki-laki berusia 63 tahun meninggal saat dirawat di RSUI Harapan Anda, Kota Tegal pada Sabtu (4/4/2020) malam.

Sebelumnya, dua PDP meninggal pada Jumat (3/4/2020) di dua rumah sakit berbeda.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal Sri Prima Indraswari mengatakan, pasien ini baru dirawat sehari di RSUI Harapan Anda.

"Ada tambahan PDP meninggal satu orang, laki-laki 63 tahun dari Kota Tegal. Masuk rumah sakit 3 April, keadaan sudah buruk. Meninggal 4 April 2020 sekitar pukul 21.30 WIB," kata Prima kepada Kompas.com, Minggu (5/4/2020).

Baca juga: Lagi, Pasien PDP Virus Corona di Kota Tegal Meninggal Dunia

Sebelum meninggal, pasien sudah menjalani swab tenggorokan namun tak dilakukan rapid test.

Pasalnya, jumlah rapid test terbatas dan diutamakan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP).

"PDP sudah swab tenggorokan, kita tunggu hasilnya. PDP tidak rapid test," ujarnya.

Saat ini, lanjutnya, tim surveilans dari Dinas Kesehatan Kota Tegal akan melakukan tracing.

"Tim surveilens Dinkes akan lacak kontak eratnya. Juga sedang dilacak transmisinya dari mana," ucapnya.

Baca juga: PDP Corona di RSUD Kardinah Tegal Meninggal, Punya Riwayat Mudik ke Tangerang

Sementara itu, data Dinas Kesehatan Kota Tegal mencatat, hingga Minggu (5/4/2020) ada tiga PDP yang meninggal dunia.

Kemudian, satu pasien positif corona yang meninggal dunia dan satu pasien positif masih menjalani perawatan meski kondisi kesehatannya membaik.

Sementara total PDP yang ditangani ada 38 orang, enam di antaranya masih menjalani perawatan, 29 lainnya sudah pulang atau dinyatakan sembuh atau negatif virus corona.

Sedangkan ODP di Kota Tegal tercatat ada 154 orang, tujuh di antaranya selesai dipantau.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X