Lagi, Pasien PDP Virus Corona di Kota Tegal Meninggal Dunia

Kompas.com - 05/04/2020, 10:32 WIB
Ilustrasi jenazah Kompas.comIlustrasi jenazah


TEGAL, KOMPAS.com - Seorang perempuan berusia 72 tahun warga Kota Tegal, Jawa Tengah, berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19) meninggal dunia saat dirawat di RSUI Harapan Anda Tegal, Jumat (3/4/2020) malam.

Ini adalah angka kematian kedua PDP, setelah pagi harinya, seorang perempuan berusia 57 tahun warga Kabupaten Brebes meninggal dunia saat dirawat di RSUD Kardinah Kota Tegal.

Seperti diketahui, kedua rumah sakit tersebut memang menjadi rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 bagi warga Kota Tegal dan sekitarnya.

Baca juga: Keluarga Pasien PDP Covid-19 di Makassar Ngamuk karena Ingin Kebumikan Sendiri Almarhum

Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tegal M Jumadi mengungkapkan, pasien 72 tahun warga Kota Tegal sebelumnya menjalani perawatan selama 4 hari.

"Awal masuk 4 hari lalu. Hasil rontgen pneumonia, jadi masuk dalam PDP. Meninggal semalam," kata Jumadi, kepada Kompas.com, usai rakor dengan Forkompimda, di Balai Kota Tegal, Sabtu (4/4/2020).

Tim medis termasuk di dalamnya Dinas Kesehatan Kota Tegal belum bisa memastikan bahwa pasien tersebut meninggal karena paparan corona atau tidak.

Sebab, hasil swab tenggorokan belum dirilis dari Balitbang Kemenkes RI.

"Kami belum tahu riwayatnya sebelumnya bepergian dari mana. Kami belum sampai tracing. Yang jelas hasil swab belum turun," imbuh Jumadi, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal Sri Prima Indraswari.

Sebelumnya, seorang PDP virus corona yang dirawat di RSUD Kardinah Kota Tegal, Jawa Tengah, meninggal dunia, Jumat (3/4/2020) pagi.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan, PDP berjenis kelamin perempuan tersebut sebelumnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhakti Asih Kabupaten Brebes.

Baca juga: PDP Corona di RSUD Kardinah Tegal Meninggal, Punya Riwayat Mudik ke Tangerang

"Pasien ini warga Brebes rujukan dari RS Bhakti Asih. Perempuan usianya 57 tahun," kata Dedy saat konferensi pers, di Balai Kota Tegal, Jumat (3/4/2020).

Menurutnya, penetapan status PDP dikarenakan pasien mengalami demam tinggi, batuk dan sesak nafas.

Sebelum di rawat di RS Bhakti Asih Brebes, pasien sebelumnya memiliki riwayat pernah mudik dari Tangerang.

"Pasien ini sudah diswab. Namun hasilnya belum keluar. Pihak RSUD Kardinah masih menunggu hasilnya 1, 2, 3 hari ke depan," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga Ambil Paksa Jenazah PDP Corona, Datang 100 orang dan Bawa Senjata Tajam, Direktur RS: Biarkan Saja...

Keluarga Ambil Paksa Jenazah PDP Corona, Datang 100 orang dan Bawa Senjata Tajam, Direktur RS: Biarkan Saja...

Regional
Tak Masuk Zona Merah, Masjid di Gunungkidul Boleh Gelar Shalat Jumat

Tak Masuk Zona Merah, Masjid di Gunungkidul Boleh Gelar Shalat Jumat

Regional
Karena Masalah Asmara, 3 Anggota TNI Keroyok Pelajar SMA Sampai Babak Belur

Karena Masalah Asmara, 3 Anggota TNI Keroyok Pelajar SMA Sampai Babak Belur

Regional
Korban Cabut Laporan, Youtuber Ferdian Paleka Bebas dari Tahanan

Korban Cabut Laporan, Youtuber Ferdian Paleka Bebas dari Tahanan

Regional
Ratusan Orang Bawa Senjata Tajam, Ambil Paksa Jenazah PDP, Rumah Sakit: Apa Mau Diperbuat?

Ratusan Orang Bawa Senjata Tajam, Ambil Paksa Jenazah PDP, Rumah Sakit: Apa Mau Diperbuat?

Regional
Viral Video Keluarga Ambil Paksa Jenazah PDP dari RS, Datang 100 Orang dan Bawa Senjata Tajam

Viral Video Keluarga Ambil Paksa Jenazah PDP dari RS, Datang 100 Orang dan Bawa Senjata Tajam

Regional
Wali Kota Pontianak: Hampir 50 Persen Pasien Corona Sudah Sembuh

Wali Kota Pontianak: Hampir 50 Persen Pasien Corona Sudah Sembuh

Regional
Gubernur Kalbar Pastikan Masjid Raya Mujahidin Siap Gelar Shalat Jumat

Gubernur Kalbar Pastikan Masjid Raya Mujahidin Siap Gelar Shalat Jumat

Regional
Wakil Wali Kota Surabaya Dikabarkan Berstatus ODP, Gugus Tugas Tracing dan Tes Swab

Wakil Wali Kota Surabaya Dikabarkan Berstatus ODP, Gugus Tugas Tracing dan Tes Swab

Regional
La Nyalla Bakal Lapor Jokowi soal Konflik Bupati dengan DPRD Jember

La Nyalla Bakal Lapor Jokowi soal Konflik Bupati dengan DPRD Jember

Regional
Rumah Ibadah Dibuka 5 Juni, Walkot Balikpapan Keluarkan Edaran Panduan Beribadah

Rumah Ibadah Dibuka 5 Juni, Walkot Balikpapan Keluarkan Edaran Panduan Beribadah

Regional
20 Tenaga Medis RS Unair Surabaya yang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

20 Tenaga Medis RS Unair Surabaya yang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Regional
Misteri Hilangnya Speedboat di Laut Maluku, Angkut Pemain Bola, Pesawat TNI AU Dikerahkan Sisir Lautan

Misteri Hilangnya Speedboat di Laut Maluku, Angkut Pemain Bola, Pesawat TNI AU Dikerahkan Sisir Lautan

Regional
Jelang New Normal Batam, Perusahaan yang Langgar Protokol Kesehatan Akan Didenda

Jelang New Normal Batam, Perusahaan yang Langgar Protokol Kesehatan Akan Didenda

Regional
Gempa Aceh 4,8 Magnitudo Kamis Pagi, BMKG Waspada Potensi Gempa Susulan

Gempa Aceh 4,8 Magnitudo Kamis Pagi, BMKG Waspada Potensi Gempa Susulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X