Cegah Corona, Operasional Penerbangan Bandara Ahamd Yani Semarang Dibatasi

Kompas.com - 05/04/2020, 18:58 WIB
Ilustrasi bandara Thinkstockphotos.comIlustrasi bandara

SEMARANG, KOMPAS.com - Pembatasan operasional penerbangan mulai diberlakukan di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, sejak 1 hingga 30 April 2020.

Kebijakan tersebut diterapkan menyusul merebaknya wabah virus corona ( Covid-19) yang semakin meluas di Semarang, Jawa Tengah.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Hardi Ariyanto mengatakan, pembatasan jam operasional sudah sesuai kesepakatan dengan Airnav Indonesia.

Baca juga: Kader PDIP Kota Semarang Serahkan Gajinya untuk Bantu Penanganan Covid-19

Tim Airnav telah mengeluarkan NOTAM bernomor B0817/20 NOTAMN untuk melakukan perubahan jam operasional.

Selain itu, pembatasan jam operasional bandara juga sejalan dengan Surat Edaran Direktur Keamanan Penerbangan Kemenhub tentang Pencegahan Penyebaran Corona Virus Desease (Covid-19) Dalam Penerbangan.

"Awal mulanya jam operasional Bandara Ahmad Yani pukul 06.00 sampai jam 24.00 WIB. Tapi kemudian berdasarkan Notam berubah menjadi pukul 06.00 sampai 22.00 WIB," ujar Hardi dalam keterangannya, Minggu (5/4/2020).

Hardi menjelaskan, masa berlaku pembatasan jam operasional penerbangan adalah 30 hari, dan dapat diperpanjang maupun diperpendek berdasarkan perkembangan situasi keadaan tertentu darurat bencana wabah virus corona.

Baca juga: 6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

Kendati demikian, dengan adanya pembatasan jam operasional tersebur, kata dia tidak ada penerbangan yang terdampak.

"Sejak bulan Januari 2020, kami telah melakukan beberapa upaya, mulai dari Simulasi Penanggulangan Pandemi Novel Corona Virus, penyediaan fasilitas hand sanitizer di beberapa titik area terminal, pengecekan suhu tubuh bagi para penumpang yang datang maupun berangkat," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga telah menerapkan physical distancing di beberapa fasilitas, penerapan customer service online, pembersihan areal terminal yang dilakukan setiap hari, penyemprotan cairan disinfektan di area terminal setiap tiga hari sekali, dan upaya lainnya.

Sebelumnya, akses penumpang VIP yang melalui Screening Check Point (SCP) Concordia Lounge juga telah ditutup untuk mencegah adanya penumpukan penumpang pada ruangan pemeriksaan.

"Kami senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengguna jasa bandara dan mendukung Pemerintah dalam upaya pencegahan dan penyebaran Covid-19 di bandara,” tandasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Penularan Covid-19 dari Satu Desa di Kulon Progo

Muncul Klaster Penularan Covid-19 dari Satu Desa di Kulon Progo

Regional
16 Pegawai BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19, Sudah Ada yang Kembali Bekerja

16 Pegawai BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19, Sudah Ada yang Kembali Bekerja

Regional
Mengeluh Lemas dan Tidak Nafsu Makan, Nenek Ini Ternyata Positif Covid-19

Mengeluh Lemas dan Tidak Nafsu Makan, Nenek Ini Ternyata Positif Covid-19

Regional
Cegah Krisis Pangan akibat Pandemi, Anak Muda Semarang Mulai Bertani

Cegah Krisis Pangan akibat Pandemi, Anak Muda Semarang Mulai Bertani

Regional
Proyek Tol Cisumdawu Molor karena Pembebasan Lahan, Ini Keinginan Pemilik Tanah

Proyek Tol Cisumdawu Molor karena Pembebasan Lahan, Ini Keinginan Pemilik Tanah

Regional
Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Dihukum Setimpal

Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Dihukum Setimpal

Regional
Munculkan 12 Kasus Covid-19, RS SMC Jadi Klaster Baru di Samarinda

Munculkan 12 Kasus Covid-19, RS SMC Jadi Klaster Baru di Samarinda

Regional
Staf KPU yang Tewas di Yahukimo Dikenal Idealis, Punya Mimpi Tulis Buku

Staf KPU yang Tewas di Yahukimo Dikenal Idealis, Punya Mimpi Tulis Buku

Regional
Cekcok Mulut, Residivis Pembunuhan Ini Tikam Ayah Kandung hingga Tewas

Cekcok Mulut, Residivis Pembunuhan Ini Tikam Ayah Kandung hingga Tewas

Regional
Genangan 50 Cm Surut, Tol Padaleunyi KM 130 Dapat Dilalui Kembali

Genangan 50 Cm Surut, Tol Padaleunyi KM 130 Dapat Dilalui Kembali

Regional
Jerinx Jadi Tersangka Kasus 'Kacung WHO', Ini Tanggapan IDI Wilayah Bali

Jerinx Jadi Tersangka Kasus "Kacung WHO", Ini Tanggapan IDI Wilayah Bali

Regional
Abaikan Protokol Kesehatan Saat Datangi Hajatan, 3 Warga Ini Terinfeksi Covid-19

Abaikan Protokol Kesehatan Saat Datangi Hajatan, 3 Warga Ini Terinfeksi Covid-19

Regional
Sudah 2 Kepala Dinas di Banjar Kalsel Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi Covid-19

Sudah 2 Kepala Dinas di Banjar Kalsel Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi Covid-19

Regional
Kesulitan Internet, Guru dan Siswa Gunakan HT untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Kesulitan Internet, Guru dan Siswa Gunakan HT untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Regional
65 Tenaga Kesehatan RSUD dr Soedono Madiun di Swab, Dua Positif Covid-19

65 Tenaga Kesehatan RSUD dr Soedono Madiun di Swab, Dua Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X