Wakil Gubernur Jabar: 5.000 Kiai Akan Dites Corona, Pesantren Berpotensi Jadi Klaster Baru

Kompas.com - 04/04/2020, 07:46 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri peringatan Isra Miraj di Pondok Pesantren Assalafiyah 2 di Kecamatan Cibiuk Kabupaten Garut, Minggu (15/03/2020) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGWakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri peringatan Isra Miraj di Pondok Pesantren Assalafiyah 2 di Kecamatan Cibiuk Kabupaten Garut, Minggu (15/03/2020)

KOMPAS.com - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, pihaknya akan menggelar rapid test Covid-19 untuk 5.000 ulama di Jabar.

Ulama dimaksud adalah mulai dari tokoh agama di kampung dan desa hingga pimpinan pondok pesantren.

Uu menjelaskan, saat ini virus corona menular melalui klaster-klaster baru. Seperti klaster acara di Sukabumi ketika 300 calon perwira positif Corona melalui rapid test.

Baca juga: 5.312 Desa di Jawa Barat Lakukan Penyemprotan Disinfektan Serentak

 

Lalu kluster tempat ibadah di Bogor yang bahkan menyebabkan tokoh agama meninggal akibat Covid-19 serta klaster lainnya.

Menurut Uu, pesantren juga berpotensi menjadi kluster baru penularan virus Covid-19. Apalagi, kiai atau sesepuh ponpes sering menerima tamu atau bersalaman dengan santri.

Bahkan, santri dengan niat tawasul mencium tangan para kiai. Hal itu berpotensi penularan virus Covid-19.

"Kiai itu masuk kategori B, orang yang sering didatangi dan dikunjungi orang," kata Uu kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Sabtu (4/4/2020).

Oleh karena itu, kata Uu, Pemprov Jawa Barat akan melakukan rapid test corona secara massif kepada 5.000 kiai di Jawa Barat.

"Pak Gubernur Jabar (Ridwan Kamil) meminta saya untuk koordinasi dengan tokoh ulama, MUI dan pimpin pondok pesantren untuk tes massal ini," kata Uu.

Menurut Uu, seperti halnya Jawa Timur, Jawa Barat juga merupakan gudang kiai, sehingga sangat penting bagi pemerintah untuk menggelar rapid test Covid-19 kepada para kiai.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X