Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Kompas.com - 03/04/2020, 12:20 WIB
Personi Militer memblokade ruas jalan protokol pusat Kota banda Aceh, seiring diberlakukannya jam malam di Propinsi ini, sejak 29 Maret 2020, mulai pukul 20.30 wib hingga pukul 5.30 wib. ***** KOMPAS.COM/DASPRIANI Y. ZAMZAMIPersoni Militer memblokade ruas jalan protokol pusat Kota banda Aceh, seiring diberlakukannya jam malam di Propinsi ini, sejak 29 Maret 2020, mulai pukul 20.30 wib hingga pukul 5.30 wib. *****

BANDA ACEH, KOMPAS.com – Suasana Kota Banda Aceh bagai kota mati saat malam hari.

Banyak ruas jalan diberi penghalang mulai dari lorong desa hingga jalan protokol pusat kota.

Jumlah kendaraan yang melintas pun sontak menyusut, dan kemudian menghilang ketika jarum jam menunjukkan pukul 21.00 WIB.

Jalan-jalan protokol dijaga oleh personel tentara. Sementara di lorong-lorong desa dijaga oleh pemuda desa setempat.

“Ini sungguh mengembalikan psikologi kita kepada masa darurat militer yang pernah diberlakukan di Aceh belasan tahun lalu,” ujar Hendra Saputra, koordinator Kontras Aceh, Jumat (3/4/2020).

Baca juga: Setelah Aturan Jam Malam di Aceh, Jumlah Penumpang Bus Menurun

Sejumlah elemen masyarakat sipil di Aceh memprotes pemberlakuan jam malam yang kini sedang berlangsung di Aceh, yang disebut sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Aceh menilai, pemberlakuan jam malam bukanlah langkah tepat dalam melawan penyebaran virus corona.

Menurut Hendra, jam malam yang diberlakukan dengan menutup jalan-jalan protokol, penutupan warung dan toko-toko, hampir persis dialami saat penerapan Darurat Militer di Aceh dulunya.

“Suasana malam seperti masa konflik dulu, dikhawatirkan menimbulkan trauma warga,” sebutnya.

Senada dengan itu, Ombudsman RI Perwakilan Aceh menilai pemberlakuan jam malam di Aceh dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 bisa menimbulkan trauma masa konflik Aceh belasan tahun lalu.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 8 Remaja Yogya, Satu Orang Sempat Todongkan Senjata

Polisi Amankan 8 Remaja Yogya, Satu Orang Sempat Todongkan Senjata

Regional
Gamis Tersangkut di Gir, Ibu Ini Jatuh dari Motor lalu Meninggal

Gamis Tersangkut di Gir, Ibu Ini Jatuh dari Motor lalu Meninggal

Regional
Rekor Tetinggi Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor, Ada 58 Klaster Keluarga dan 11 Klaster Kantor

Rekor Tetinggi Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor, Ada 58 Klaster Keluarga dan 11 Klaster Kantor

Regional
Produksi Padi Babel Baru 37 Persen, Pemprov Babel Dorong Pemanfaatan Lahan yang Masih Tersedia

Produksi Padi Babel Baru 37 Persen, Pemprov Babel Dorong Pemanfaatan Lahan yang Masih Tersedia

Regional
Siswi SMK Ditikam Saat Belajar Daring oleh Pamannya Sendiri

Siswi SMK Ditikam Saat Belajar Daring oleh Pamannya Sendiri

Regional
Foto Risma Boleh Dipasang di APK Peserta Pilkada Surabaya, Ini Alasannya...

Foto Risma Boleh Dipasang di APK Peserta Pilkada Surabaya, Ini Alasannya...

Regional
Rela Gadaikan Sawah demi Dapat Bantuan, Tukang Becak Ini Justru Kena Tipu

Rela Gadaikan Sawah demi Dapat Bantuan, Tukang Becak Ini Justru Kena Tipu

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 September 2020

Regional
Sempat Buat Bupati Sikka Geram, IGD RSUD Tc Hillers Akhirnya Teralirkan Listrik

Sempat Buat Bupati Sikka Geram, IGD RSUD Tc Hillers Akhirnya Teralirkan Listrik

Regional
Pemkab Sumedang Usul 200 Hektar Lahan Negara Bisa Dikelola Warga

Pemkab Sumedang Usul 200 Hektar Lahan Negara Bisa Dikelola Warga

Regional
Pemkot Tegal Tutup Tempat Wisata hingga Karaoke Selama Sebulan

Pemkot Tegal Tutup Tempat Wisata hingga Karaoke Selama Sebulan

Regional
Bermula dari Bayi 21 Hari Positif Covid-19, Ibunya dan 4 Tenaga Medis Terpapar Corona

Bermula dari Bayi 21 Hari Positif Covid-19, Ibunya dan 4 Tenaga Medis Terpapar Corona

Regional
Sebarkan Kolase Foto Wapres dan 'Kakek Sugiono', Pria Ini Dilaporkan ke Polisi

Sebarkan Kolase Foto Wapres dan "Kakek Sugiono", Pria Ini Dilaporkan ke Polisi

Regional
13 Mahasiswi di Makassar Diteror Video Call Seks, Korban: Saya Trauma Pegang HP

13 Mahasiswi di Makassar Diteror Video Call Seks, Korban: Saya Trauma Pegang HP

Regional
Jadi Calon Wabup Karawang, Adly Fairuz Kritik soal Pengangguran

Jadi Calon Wabup Karawang, Adly Fairuz Kritik soal Pengangguran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X