15 Pengusaha Muda Tasikmalaya Produksi Jutaan "Masker Edukasi" Cegah Corona, Dibagikan Gratis ke Masyarakat

Kompas.com - 02/04/2020, 11:28 WIB
Jutaan masker unik berkarakter edukasi pencegahan corona hasil produksi pengusaha muda Tasikmalaya dibagikan kepada masyarakat secara gratis bersama jajaran petugas Polres Tasikmalaya Kota, Selasa (2/4/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAJutaan masker unik berkarakter edukasi pencegahan corona hasil produksi pengusaha muda Tasikmalaya dibagikan kepada masyarakat secara gratis bersama jajaran petugas Polres Tasikmalaya Kota, Selasa (2/4/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 15 pengusaha muda khusus konveksi asal Kota Tasikmalaya secara sukarelawan memproduksi jutaan masker unik bergambar karakter edukasi pencegahan virus corona yang dibagikan kepada masyarakat secara umum.

Mereka pun membagikan masker edukasi itu kepada para tenaga medis dan anggota Polri dan TNI wilayah setempat yang selama ini berjibaku melawan penyebaran Covid-19.

Pembagian masker langsung difasilitasi oleh Kepala Polres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto, memakai kendaraan patroli lalu lintas untuk berkeliling membagikan masker tersebut.

Penggagas masker edukasi gratis sekaligus pengusaha muda Tasikmalaya, Ikhsan BZM, mengatakan sebanyak 15 pengusaha muda di Tasikmalaya berinisiatif membuat minimal satu juta masker berkarakter edukasi untuk dibagikan gratis.

"Untuk pembagian perdana hari ini, kita bawa 1.000 masker untuk dibagikan sekarang dengan anggota Polres Tasikmalaya Kota," jelas Ikhsan kepada wartawan di Mako Polres Tasikmalaya Kota, Kamis (2/4/2020).

Baca juga: 1 Pasien Corona di Kota Tasikmalaya Sembuh, 2 Lainnya Membaik

Bergambar karakter pendidikan

Ikhsan menambahkan, masker produksinya seluruhnya bergambar karakter pendidikan dan menginformasikan kepada masyarakat bahaya corona.

Dirinya menilai selama ini masyarakat biasanya sangat menyukai hal-hal unik untuk dikenakannya.

Sehingga, dengan masker edukasi ini diharapkan seluruh masyarakat akan memakai masker yang dibagikan karena bentuknya cukup unik.

Baca juga: Kisah Polisi Tasikmalaya Bantu Seorang Ibu Melahirkan di Mobil Patroli Pinggir Jalan

"Sengaja saya yang desain seperti itu. Jadi yang gak mau pakai masker, bisa selalu pakai masker dalam rangka mencegah penyebaran corona. Mulai dari karakter bergambar ciri-ciri sakit corona sampai ke apa yang mesti dilakukan masyarakat sekarang ini," tambah Ikhsan.

Ikhsan pun mengaku selama ini terus memproduksi masker itu bersama rekan-rekannya yang saat ini jumlahnya sudah lebih dari satu juta masker.

Pembagiannya pun akan dilakukan bertahap bekerjasama dengan pihak Polres Tasikmalaya Kota supaya bisa lebih tertib dan tepat sasaran.

"Kalau stok sudah ada satu juta lebih. Ini jutaan masker edukasi untuk Indonesia lawan corona. Kita akan bertahap membagikannya nanti, kita terus produksi," ungkapnya.

Baca juga: Karantina Lokal Gaya Kota Tasikmalaya

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral 2 Polisi Pukuli ODGJ, Kapolres Tanggung Biaya Berobat dan Minta Maaf

Viral 2 Polisi Pukuli ODGJ, Kapolres Tanggung Biaya Berobat dan Minta Maaf

Regional
Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Regional
Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Regional
Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Regional
1.932 kendaraan Diputar Balik Selama PSBB Parsial di Cianjur

1.932 kendaraan Diputar Balik Selama PSBB Parsial di Cianjur

Regional
Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Regional
'Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari'

"Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari"

Regional
Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Regional
Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Regional
Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Regional
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X