Pemprov Sumbar Siapkan 7 Gedung Tempat Karantina ODP Corona

Kompas.com - 30/03/2020, 17:18 WIB
Pengunjung duduk difasilitas rumah sakit yang dipasang garis pemisah oleh Rumah Sakit Semen Padang, Sumatera Barat, Sabtu (21/3/2020). Rumah sakit Semen Padang menerapkan social distancing (jarak sosial) untuk mencegah serta mengurangi penyebaran virus COVID-19. ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pengunjung duduk difasilitas rumah sakit yang dipasang garis pemisah oleh Rumah Sakit Semen Padang, Sumatera Barat, Sabtu (21/3/2020). Rumah sakit Semen Padang menerapkan social distancing (jarak sosial) untuk mencegah serta mengurangi penyebaran virus COVID-19. ANTARA FOTO/Muhammad Arif

PADANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat siapkan tujuh gedung untuk tempat karantina Orang Dalam Pengawasan (ODP) Covid-19.

Tujuh gedung itu adalah gedung Asrama Dilkat PPSDM Kemendagri Regional Bukittinggi di Agam, Gedung Balai Besar Diklat Kesejahteraan Sosial Regional I Sumatera, Asrama Diklat BPSMD Sumbar di Padang, Gedung UPTD Balaikop Dinas Koperasi UMKM Sumbar di Padang.

Selain itu, juga ada Gedung UPTD Balai Pelatihan dan Penyuluhan Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Sumbar di Padang, Gedung Asrama Diklat Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbar di Padang dan Gedung Asrama Diklat Bapelkes Dinas Kesehatan Sumbar di Padang.

Baca juga: Gubernur Sumbar Minta Bus Umum dan Pariwisata Hentikan Operasi

"Ada tujuh tempat yang kita fungsikan sebagai tempat karantina ODP Covid-19 di Sumbar dengan kapasitas ratusan orang," kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Senin (30/3/2020).

Irwan Prayitno mengatakan penetapan tujuh lokasi tempat karantina tersebut untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, setelah ditemukan pasien positif Covid-19 di Sumbar.

Penetapan tujuh tempat lokasi karantina tersebut melalui surat penetapan yang ditandatangi Irwan Prayitno, Sabtu (28/3/2020), dengan penekanan kepada Gugus Tugas Daerah Percepatan Pencegahan Covid-19.

Pada surat tersebut dijelaskan bagaimana mekanisme kerja dari lokasi karantina termasuk soal fasilitasi anggaran dan administrasinya.

Baca juga: Rapat Paripurna Interpelasi, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno Dicecar Puluhan Pertanyaan

Selain menyiapkan tujuh tempat lokasi karantina, Pemprov Sumbar membuka peluang kerja bagi tenaga di bidang kesehatan yang bekerja melakukan pengawasan terhadap pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19.

"Bagaimana teknis penerimaannya nanti diatur oleh Biro Organisasi Setdaprov Sumbar. Kontrak kerja mereka juga akan diatur nantinya,” jelas Irwan Prayitno.

Tenaga kesehatan yang dibutuhkan yakni, dokter, perawat, tenaga labor, tenaga gizi, tenaga sanitasi, bidan, dan kesehatan masyarakat (kesmas).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Regional
Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Regional
Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Regional
Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Regional
Empat Wilayah di Sumsel Bersiap 'New Normal', Palembang Tak Masuk

Empat Wilayah di Sumsel Bersiap "New Normal", Palembang Tak Masuk

Regional
Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Regional
Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Regional
Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Regional
Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Regional
3 Warga Ngada NTT Tewas Keracunan Belerang Saat Bakar Sarang Lebah

3 Warga Ngada NTT Tewas Keracunan Belerang Saat Bakar Sarang Lebah

Regional
Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Regional
Bayi Kembar Usia 1 Tahun Terpapar Corona dari Klaster Jemaat HOG Batam

Bayi Kembar Usia 1 Tahun Terpapar Corona dari Klaster Jemaat HOG Batam

Regional
Halusinasi Kapolsek Berujung Pemecatan, Tabrak Rumah Warga hingga Tewaskan Balita

Halusinasi Kapolsek Berujung Pemecatan, Tabrak Rumah Warga hingga Tewaskan Balita

Regional
Khofifah: Siswa di Jatim Tetap Belajar di Rumah Meski Masuk Fase New Normal

Khofifah: Siswa di Jatim Tetap Belajar di Rumah Meski Masuk Fase New Normal

Regional
Pasutri di Sukabumi Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Anaknya

Pasutri di Sukabumi Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Anaknya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X