Antisipasi Dampak Corona, Pemkab Manggarai Barat Bebaskan Retribusi Hotel dan Restoran di Labuan Bajo

Kompas.com - 28/03/2020, 20:20 WIB
Pink Beach di Komodo National Park. SHUTTERSTOCK/PRAWAT THANANITHAPORNPink Beach di Komodo National Park.

KUPANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), membebaskan retribusi untuk semua hotel dan restoran di Labuan Bajo untuk menimimalisir dampak corona ke perekonomian warga. 

Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula, mengatakan, pihaknya mengambil kebijakan itu, lantaran virus corona yang berdampak pada semua sektor.

"Ada kesepakat antara Pemkab Manggarai Barat dan wajib pajak hotel restoran. Ini juga bagian dari taat asas, salah satunya yakni keadilan," ujar Agustinus kepada Kompas.com, Sabtu (27/3/2020) petang.

Baca juga: Perbatasan RI-Timor Leste Ditutup Dampak Corona, 20 WNI Tertahan

Kebijakan itu kata Agustinus, dibuatkan dalam bentuk Surat Keputusan Bupati dengan nomor 900/PPKD/18/III/2020 dan ditandatanganinya pada Kamis, 26 Maret 2020 kemarin.

"Bayangkan corona membuat perekonomian warga melorot dan kaitan langsung dampak dari wisatawan yang tidak banyak lagi datang ke Manggarai Barat. Corona datang ekonomi rakyat menangis. Semuanya dilakukan dengan kajian dan kesepakatan," kata Agustinus.

Keputusan Agustinus itu disambut baik kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Manggarai Barat Silvester Wangge Pemkab Manggarai Barat, membebaskan retribusi untuk semua hotel dan restoran di Labuan Bajo, yang terdampak virus corona.

Baca juga: Pemkab Magetan Talangi Gaji Ribuan Karyawan Pabrik Pakaian Dalam yang Demo Upah Dipotong Sepihak Akibat Corona

Menurut Silvester, kewajiban pembayaran retribusi usaha hotel dan restoran ditiadakan sebagai bagian dari tanggung jawab pemerintah terhadap dunia usaha pariwisata yang terdampak Covid-19.

"Pembebasan retribusi ini sangat meringankan beban pelaku usaha karena kondisi pariwisata di Labuan Bajo dengan wisata unggulan Taman Nasional Komodo, saat ini sedang lesu,"kata Silvester.

Saat ini lanjut Silvester, tingkat hunian kamar hotel di Labuan Bajo yang berjumlah 102 unit baik kecil maupun bintang lima, sangat sepi.

Kondisi yang sama juga terjadi pada usaha kuliner di restoran maupun Kampung Ujung juga sudah tidak ada lagi aktivitas, karena mengikuti imbauan pemerintah.

"Dengan pembebasan retribusi ini memang sangat membantu agar usaha pariwisata tetap bertahan selama masa sulit beelangsung," ujar Silvester.

Baca juga: Antisipasi Dampak Corona, Pemerintah Diminta Longgarkan Pajak UMKM



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X