Kabar Baik, Satu Pasien Positif Virus Corona di RSUD Moewardi Solo Sembuh

Kompas.com - 27/03/2020, 14:05 WIB
Ilustrasi Covid-19 ShutterstockIlustrasi Covid-19

SOLO, KOMPAS.com - Pasien positif terinfeksi virus corona atau Covid-19 asal Kelurahan Mojosongo, Solo, Jawa Tengah yang dirawat di ruang isolasi RSUD Dr Moewardi Kota Surakarta dinyatakan sembuh.

Menurut Kepala Dinas Kota Surakarta Siti Wahyuningsih, hasil swab tenggorokan yang dilakukan oleh rumah sakit terhadap pasien tersebut selama dua kali menunjukkan negatif.

"Jadi, laporan dari RSUD Dr Moewardi pasien itu diswab dua kali berturut-turut hasilnya sudah negatif," katanya, Jumat (27/3/2020).

Baca juga: Pemudik dari Jabodetabek yang Pulang ke Solo Diminta Melapor

Pasien perempuan tersebut sudah diperbolehkan pulang. Namun, Siti berpesan supaya tetap menjaga diri dan tidak keluar rumah terlebih dahulu.

Pasien berusia sekitar 49 tahun itu awalnya berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan menjalani karantina mandiri.

Pasien ini merupakan kerabat dekat pasien dari Kadipiro yang meninggal setelah dirawat isolasi RSUD Dr Moewardi. Pasien Kadipiro ini juga diketahui positif terinfeksi virus corona.

Baca juga: 8 Orang Positif Covid-19 di Magetan Merupakan Keluarga dan Teman Pasien Corona yang Meninggal di Solo

Karena dinilai tidak tertib selama menjalani proses karantina mandiri dan hasilnya dinyatakan positif terkena virus corona, akhirnya pada Rabu (18/3/2020) lalu dijemput tim medis dari RSUD Dr Moewardi Surakarta untuk dirawat di ruang isolasi.

"Dulu hasilnya dinyatakan positif (corona)," kata dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peraturan Wali Kota Bandung Akan Direvisi supaya Persib Bisa Bertanding

Peraturan Wali Kota Bandung Akan Direvisi supaya Persib Bisa Bertanding

Regional
Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Regional
Jalan Kaki dari Malaysia dan Hilang 8 Hari di Hutan, Syamsuddin Hanya Makan Garam dan Vetsin

Jalan Kaki dari Malaysia dan Hilang 8 Hari di Hutan, Syamsuddin Hanya Makan Garam dan Vetsin

Regional
Prasasti Soe Hok Gie Berdiri di Puncak Mahameru, Sempat Diturunkan karena Ada Pendaki Menaruh Plakat Nikah

Prasasti Soe Hok Gie Berdiri di Puncak Mahameru, Sempat Diturunkan karena Ada Pendaki Menaruh Plakat Nikah

Regional
Dikira Korban Laka, Ternyata Pria Ini Tewas Dibunuh, Polisi: Ada 12 Luka Tusukan

Dikira Korban Laka, Ternyata Pria Ini Tewas Dibunuh, Polisi: Ada 12 Luka Tusukan

Regional
31 Karyawan LG Tangerang Positif Corona

31 Karyawan LG Tangerang Positif Corona

Regional
Kronologi Munculnya Klaster Ponpes di Banyumas, Santri Mengeluh Batuk Pilek

Kronologi Munculnya Klaster Ponpes di Banyumas, Santri Mengeluh Batuk Pilek

Regional
Kasus Beras Bansos Campur Biji Plastik di Cianjur Dinilai Rawan Politisasi

Kasus Beras Bansos Campur Biji Plastik di Cianjur Dinilai Rawan Politisasi

Regional
'Saya Kaget, Tak Menyangka Tertular Covid, Muncul Ketakutan Akan Mati, Dikucilkan Masyarakat...'

"Saya Kaget, Tak Menyangka Tertular Covid, Muncul Ketakutan Akan Mati, Dikucilkan Masyarakat..."

Regional
Dinyatakan Bersalah, 12 Polisi yang Terlibat Penembakan Warga di Makassar Dihukum

Dinyatakan Bersalah, 12 Polisi yang Terlibat Penembakan Warga di Makassar Dihukum

Regional
Cerita Lengkap Ajudan Gubernur Maluku Pukul Petugas Bandara Pattimura

Cerita Lengkap Ajudan Gubernur Maluku Pukul Petugas Bandara Pattimura

Regional
Dapat Nomor Urut 1, Akhyar-Salman Disambut Tradisi Upah-upah

Dapat Nomor Urut 1, Akhyar-Salman Disambut Tradisi Upah-upah

Regional
Orangtua Darah Tinggi, TKI Parti Liyani Tak Pernah Beri Tahu Sedang Lawan Bos Bandara Changi

Orangtua Darah Tinggi, TKI Parti Liyani Tak Pernah Beri Tahu Sedang Lawan Bos Bandara Changi

Regional
Beras Bansos Bercampur Plastik, Bupati Cianjur: Saya Benar-benar Malu

Beras Bansos Bercampur Plastik, Bupati Cianjur: Saya Benar-benar Malu

Regional
Ganjar Soal Konser Dangdut di Tegal: Kebangetan, apalagi Dilakukan Pemimpin

Ganjar Soal Konser Dangdut di Tegal: Kebangetan, apalagi Dilakukan Pemimpin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X