Diduga Sopir Mengantuk, Elf Masuk Selokan di Garut, Satu Penumpang Tewas

Kompas.com - 27/03/2020, 11:26 WIB
Aparar kepolisian mengamankan lokasi kecelakaan dan berupaya mengevakuasi elf yang masuk selokan, Jumat (27/03/2020) pagi (foto : handout Satlantas Polres Garut) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGAparar kepolisian mengamankan lokasi kecelakaan dan berupaya mengevakuasi elf yang masuk selokan, Jumat (27/03/2020) pagi (foto : handout Satlantas Polres Garut)

GARUT, KOMPAS.com – Sebuah kendaraan mikrobus (elf) jurusan Bandung-Sancang (Cibalong), Jumat (27/03/2020) pukul 05.30 pagi, masuk ke selokan setinggi 4 meter di Jalan Raya Garut-Bayongbong, Kampung Cisitu Desa Sukahati Kecamatan Cilawu.

Akibatnya, satu orang penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian sementara lima orang lainnya mengalami luka ringan.

Kasatlantas Polres Garut AKP Asep Nugraha yang dihubungi Jumat (27/03/2020) mengungkapkan, elf bernomor polisi Z 7933 D yang dikemudikan oleh Ganjar Darussalam (27) warga Kampung Cimerak Desa Sagara Kecamatan Cibalong tersebut, bergerak dari arah Garut menuju Bayongbong.

Baca juga: Dua Truk Terlibat Kecelakaan di Tol JORR karena Sopir Mengantuk

Saat melintasi tempat kejadian di jalan yang menanjak dan menikung ke kanan, sang pengemudi menurut Asep tak bisa menguasai kendaraan. 

Sehingga hilang kendali dan keluar badan jalan ke arah kiri lalu akhirnya masuk ke selokan dengan kedalaman kurang lebih empat meter. 

Posisi mobil terguling miring di dalam selokan.

“Lokasi kejadian, jalannya sedikit menanjak dan menikung ke kanan, cuaca di lokasi saat kejadian juga cukup cerah,” jelasnya.

Baca juga: Sopir Bus AKAP Wonogiri-Bogor yang Positif Corona Sempat Dipulangkan dari RS

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X