Antisipasi Wabah Corona, Tagihan PLN di Kaltim dan Kaltara Pakai Rata-rata Pemakaian 3 Bulan Terakhir

Kompas.com - 27/03/2020, 11:11 WIB
Petugas PLN Samarinda sedang membaca meter listrik pelanggan di Samarinda, Februari 2020. Dok. PLN Samarinda Petugas PLN Samarinda sedang membaca meter listrik pelanggan di Samarinda, Februari 2020.

SAMARINDA, KOMPAS.com – PLN seluruh wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara menghitung besaran tagihan listrik per Maret 2020, menggunakan rata-rata pembayaran tiga bulan sebelumnya.

Hal itu dilakukan karena petugas PLN tidak turun lapangan membaca meter pelanggan guna menghindari penyebaran virus corona atau Covid-19.

“Kita hitung pakai rata-rata penggunaan tiga bulan terakhir, untuk tagihan pembayaran bulan Maret,” ungkap Manager Bagian Transaksi Energi UP3 Samarinda, Agus Tri Guntoro saat dihubungi Kompas.com, Jumat (27/3/2020).

Baca juga: Pengusaha Tekstil Minta Tunda Bayar Listrik PLN, Ini Respons Erick Thohir

Agus mengatakan petugas tidak mendatangi pelanggan mencatat pemakaian, dan pelanggan tak perlu mengirim foto kWh meter. Cukup PLN memprediksi penggunaan tiga bulan terakhir.

Jika ada tagihan pelanggan yang melebihi atau kurang bayar dari pemakaian, maka akan disesuaikan pada April saat petugas kembali turun mencacat meteran.

“Kalau ada selisih dan kami akan dilakukan penyesuaian pembayaran pada bulan berikutnya saat petugas sudah turun lapangan,” jelas dia.

Sebelumnya, kata Agus, sempat digunakan cara pelanggan mengirim foto meteran dirumah masing-masing lewat pesan WhatsApps dan Email.

Baca juga: Terapkan Kerja dari Rumah, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman

Namun, belakangan cara tersebut dianggap tak efektif karena petugas akan kewalahan mencocokan satu per satu.

“Jadi lebih memudahkan proses, kita berlakukan hitung rata-rata 3 bulan,” kata Agus.

Selebihnya untuk proses pembayaran seperti biasa. Pelanggan bisa menggunakan transaksi online atau transfer.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X