31 Warga Nias Jadi ODP Covid-19

Kompas.com - 24/03/2020, 10:32 WIB
Pemerintah Kabupaten Nias, Sumatera Utara, menemukan sebanyak 31 orang dalam status Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan disarankan untuk isolasi diri dirumah serta menjaga kesehatan tubuh, namun tetap dalam pengawasan tim kesehatan gugus tugas. HENDRIK YANTO HALAWAPemerintah Kabupaten Nias, Sumatera Utara, menemukan sebanyak 31 orang dalam status Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan disarankan untuk isolasi diri dirumah serta menjaga kesehatan tubuh, namun tetap dalam pengawasan tim kesehatan gugus tugas.

NIAS, KOMPAS.com – Sebanyak 31 orang warga Kabupaten Nias, Sumatera Utara, masuk dalam status orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Bupati Nias Sokhiatulo Laoli di Kantor Bupati Nias, Selasa (24/3/2020).

Sokhiatulo Laoli ODP tersebut diketahui dari pemeriksaan tim Dinas Kesehatan di sejumlah lokasi di Kabupaten Nias.

Baca juga: Ratusan Dus Masker di RSUD Pagelaran Cianjur Hilang Dicuri

"Benar, terdapat 31 ODP dan kita tugaskan Dinas Kesehatan dan Petugas RSUD Gunungsitoli untuk memantau mereka semua," ujar Sokhiatulo.

Sokhiatulo Laoli meminta agar para ODP mau secara sadar untuk mengisolasi diri di rumah dan tidak melakukan interaksi dengan keluarga atau kerabat.

Isolasi diri penting guna menghentikan penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Disarankan untuk isolasi diri dan tetap menjaga kesehatan tubuh di rumah," kata dia.

Baca juga: Gubernur Sumsel Siapkan Wisma Atlet Jakabaring dan Asrama Haji untuk Isolasi

ODP tidak perlu rawat inap di rumah sakit. Namun, akan diminta untuk melakukan isolasi secara mandiri di rumah setidaknya selama 14 hari.

Setelah dilakukan pemeriksaan, RSUD Gunungsitoli langsung meminta kepada 31 orang tersebut untuk kembali ke rumah dan tetap dilakukan pemantauan.

"Kita sudah perintahkan untuk melakukan pengawasan sembari melihat kondisinya memburuk atau membaik selama 14 hari," kata Sokhiatulo.

Baca juga: Viral Video Warga Adu Jotos dengan Aparat Desa di Nias, Terjadi Saat Rapat

Apabila dalam 14 hari kondisinya memburuk, maka 31 ODP akan dikembalikan ke RSUD Gunungsitoli dan menjadi pasien dalam pengawasan (PDP).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswi S2 yang Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Pacar, Pelaku Kesal Tak Diizinkan ke Bali

Mahasiswi S2 yang Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Pacar, Pelaku Kesal Tak Diizinkan ke Bali

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 14 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 14 Agustus 2020

Regional
Pengakuan Pengemudi Ojol Setelah Disuntik Vaksin Covid-19: Ngantuk, Lapar dan Ada Pantangannya

Pengakuan Pengemudi Ojol Setelah Disuntik Vaksin Covid-19: Ngantuk, Lapar dan Ada Pantangannya

Regional
Saat Sepucuk Surat Anak Kecil Itu Sentuh Hati Gubernur Ganjar: Saya Trenyuh...

Saat Sepucuk Surat Anak Kecil Itu Sentuh Hati Gubernur Ganjar: Saya Trenyuh...

Regional
Detik-detik Pria Bersenjata Tajam Mengamuk di Mapolres Jember

Detik-detik Pria Bersenjata Tajam Mengamuk di Mapolres Jember

Regional
Pesepeda di Sleman Tewas Ditabrak Mobil, Penabrak Kabur Setelah Bawa Korban ke RS

Pesepeda di Sleman Tewas Ditabrak Mobil, Penabrak Kabur Setelah Bawa Korban ke RS

Regional
Anak Gugat Ibu Kandung, Mediator PA Praya: Keduanya Sama-sama Ngotot

Anak Gugat Ibu Kandung, Mediator PA Praya: Keduanya Sama-sama Ngotot

Regional
Sakit Hati Diputus, Motif Penyekapan Perempuan oleh Mantan Pacar di Surabaya

Sakit Hati Diputus, Motif Penyekapan Perempuan oleh Mantan Pacar di Surabaya

Regional
Mahasiswi S2 Ternyata Dibunuh Kekasihnya, Jenazah Korban Digantung agar Seperti Bunuh Diri

Mahasiswi S2 Ternyata Dibunuh Kekasihnya, Jenazah Korban Digantung agar Seperti Bunuh Diri

Regional
PKS Bakal Koalisi dengan PDI-P Usung Kajot-Carlos di Pilkada Bengkayang 2020

PKS Bakal Koalisi dengan PDI-P Usung Kajot-Carlos di Pilkada Bengkayang 2020

Regional
'Setelah Diajak Jalan-jalan, Mereka Pesta Miras dan Korban Diperkosa Secara Bergiliran'

"Setelah Diajak Jalan-jalan, Mereka Pesta Miras dan Korban Diperkosa Secara Bergiliran"

Regional
Motif di Baju Adat NTT yang Dipakai Jokowi Melambangkan Kesucian Hati, Dipakai Rakyat Kecil hingga Bangsawan

Motif di Baju Adat NTT yang Dipakai Jokowi Melambangkan Kesucian Hati, Dipakai Rakyat Kecil hingga Bangsawan

Regional
Penumpang Pesawat dari Surabaya ke Pontianak Harus Sertakan Hasil Tes PCR

Penumpang Pesawat dari Surabaya ke Pontianak Harus Sertakan Hasil Tes PCR

Regional
'Terima Kasih Pak Jokowi Telah Mengenakan Pakaian Adat Sabu Raijua'

"Terima Kasih Pak Jokowi Telah Mengenakan Pakaian Adat Sabu Raijua"

Regional
Oknum Dosen Tepergok Sedang Seks Oral ke Remaja Laki-laki

Oknum Dosen Tepergok Sedang Seks Oral ke Remaja Laki-laki

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X