ODP Corona Meningkat, Ketersediaan Lokasi Karantina di Kepri Minim

Kompas.com - 20/03/2020, 18:05 WIB
Sebelumnya Bandara Hang Nadim telah melakukan pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan thermal gun dan thermal scanner serta melakukan penyemprotan distinfektan. Kini Bandara Hang Nadim dan RSBP Batam mulai memberlakukan sosial distancing atau jaga jarak atau pembatasan sosial, Jumat (20/3/2020). KOMPAS.COM/HADI MAULANASebelumnya Bandara Hang Nadim telah melakukan pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan thermal gun dan thermal scanner serta melakukan penyemprotan distinfektan. Kini Bandara Hang Nadim dan RSBP Batam mulai memberlakukan sosial distancing atau jaga jarak atau pembatasan sosial, Jumat (20/3/2020).

BATAM, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) melalui Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) mengaku kewalahan dalam menangani orang dalam pemantauan (ODP) di Kepri.

Pasalnya saat ini jumlah ODP per harinya terus bertambah, sementara tempat karantina untuk ODP di Kepri sangat terbatas.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri, TS Arif Fadillah yang juga sebagai ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri mengatakan, dari laporan gugus kesehatan bahwa saat ini mengalami kekurangan tempat untuk mengarantina dan mengisolasi warga yang berstatus ODP ataupun pasien dalam pengawasan (PDP).

Baca juga: Kepri Darurat Virus Corona, Masyarakat Diminta Tidak Keluar Rumah

Terlebih di Tanjungpinang, di mana rumah singgah RSUP Kepri Raja Ahmad Tabib telah dialihfungsikan sebagai lokasi karantina.

"Fasilitas rumah singgah RSUP Kepri Raja Ahmad Thabib memiliki 38 kamar dan saat ini sudah menjadi sebagai lokasi karantina," kata Arif melalui telepon, Jumat (20/3/2020).

Arif mengakui fasilitas yang ada di Tanjungpinang memang belum cukup. Namun hal itulah yang sedang dicarikan solusinya seiring meningkatnya jumlah ODP di Kepri saat ini.

Kendati demikian hasil rapat bersama Satuan Gugus Tugas, sebut Arif menghasilkan sejumlah opsi yang direncanakan akan dijadikan tempat karantina, seperti Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) Senggarang, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) serta Balai Latihan Kerja (BLK) milik Pemprov Kepri.

Selain itu, tambah Arif, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Polda Kepri untuk mencari hotel yang kosong di kawasan Trikora, Kabupaten Bintan yang bisa dijadikan sebagai lokasi karantina.

"Karena hotel lebih memudahkan kami melakukan pemantauan, menjelang rumah sakit di Galang siap," papar Arif.

Berdasarkan data yang diperoleh pada Senin, 16 Maret 2020, dari yang sebelunnya total ada 117 ODP  dan 31 PDP, sejak Kamis (19/3/2020) petang kemarin, bertambah menjadi total 144 ODP dan 42 PDP.

Baca juga: Dinkes Kepri: Pasien Positif Corona di Kepri Bertambah, Total Ada 3

Bahkan tiga orang telah dinyatakan positif, yakni pasien 01 terdapat di Tanjungpinang, pasien 02 di Karimun dan 03 di Batam.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

Regional
Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Regional
'Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah'

"Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah"

Regional
14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

Regional
Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Regional
Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Regional
Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Regional
Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Regional
Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Regional
Soal 'New Normal', Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Soal "New Normal", Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Regional
Juru Mudi Perahu yang Terbalik di Ogan Ilir Terancam Dipidana

Juru Mudi Perahu yang Terbalik di Ogan Ilir Terancam Dipidana

Regional
Seorang Anggota TNI Positif Covid-19, Baru Menyelesaikan Pendidikan di Ambon

Seorang Anggota TNI Positif Covid-19, Baru Menyelesaikan Pendidikan di Ambon

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X