Kompas.com - 20/03/2020, 05:33 WIB
Pengeroyokan. Tribunnews.comPengeroyokan.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Nasib naas dialami Bripda Tadeus Tedy Tanon, seorang anggota Sabhara Polres Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pasalnya, usai menegur seorang tukang ojek yakni, Riko Julianto Lodo (19) warga Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, ia justru dikeroyok hingga babak belur.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (18/3/2020) bermula saat Bripda Tadeus hendak mengambil seragam dinasnya di rumah seorang warga berinisial SL.

Namun ketika di tengah perjalanan, tepatnya di Cabang Surya, Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Bripda Tadeus melihat SL diganggu oleh pelaku.

"Korban (Bripda Tadeus) melihat pelaku (Riko) naik di atas sepeda motor SL dan memeluk dan menciumnya dari belakang sambil meminta uang untuk minum," kata Kapolsek Kupang Tengah Ipda Elpidus Kono Feka, Kamis (19/3/2020).

Baca juga: Hendak Gerebek Judi, Seorang Polisi Dianiaya Warga

Melihat temannya diganggu itu, Bripda Tadeus langsung menghampiri pelaku dan berusaha menegurnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mendengar teguran itu, pelaku yang diduga sedang mabuk tak terima dan berusaha memukul korban.

Hanya saja, saat itu perkelahian tidak sempat terjadi karena ada warga lain yang ikut melerai dan juga menegur pelaku.

"Setelah itu, korban dan SL melanjutkan perjalanan ke rumahnya SL," kata Elpidus.

Namun ketika korban sedang duduk bercerita di rumah SL, tiba-tiba pelaku datang dengan membawa dua rekannya.

Pelaku langsung mengeroyok korban di lokasi itu hingga babak belur.

Usai dikeroyok itu, korban melaporkannya ke polsek Kupang Tengah.

Tak berselang lama, pelaku berhasil diamankan Tim Buser Polres Kupang di rumahnya tanpa perlawanan.

Penulis : Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere | Editor : Robertus Belarminus



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X