Kompas.com - 19/03/2020, 16:41 WIB
Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto memberikan cuma-cuma hand sanitizer kepada pengendara sepeda motor yang melintas di depan makopolres, Kamis (19/3/2020) Dok: Humas Polres CianjurKapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto memberikan cuma-cuma hand sanitizer kepada pengendara sepeda motor yang melintas di depan makopolres, Kamis (19/3/2020)

CIANJUR, KOMPAS.com – Jajaran Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, membagi-bagikan hand sanitizer kepada pengendara yang melintas di depan Mako Polres, jalan Abdullah bin Nuh Cianjur, Kamis (19/3/2020).

Hand sanitizer sebanyak seribu botol yang diproduksi sendiri Polres Cianjur itu dibagikan secara cuma-cuma alias gratis.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan, giat ini untuk merespons keluhan masyarakat yang tengah sulit mendapatkan barang tersebut di pasaran, menyusul merebaknya wabah vrus corona atau Covid-19.

"Kami bersama forkopimda setempat akan terus bersama-sama memerangi corona. Bukan sebatas seremonial, namun langkah nyata, salah satunya dengan kegiatan hari ini,” kata Juang kepada wartawan, Kamis.

Baca juga: Polres Cianjur Bikin Hand Sanitizer untuk Dibagikan ke Masyarakat

Karena itu, pihaknya akan terus memproduksi cairan antiseptik untuk telapak tangan itu sebanyak-banyaknya, untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Mari bersama-sama melakukan upaya pencegahan, salah satunya dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS),” ujar dia.

“Dengan menerapkan perilaku PHBS, akan sangat membantu dalam meminimalisir penyebaran virus corona,”

Sebelumnya, Polres Cianjur telah mendirikan Posko Siaga Pelaporan Pasien Suspect Virus Corona atau Covid-19. 

Sebanyak 16 petugas medis gabungan dari Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) kepolisian dan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur disiagakan 24 jam di posko yang berada di samping mako polres itu.

“Langkah ini sebagai upaya kepolisian dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat,” kata Juang.

Disebutkan, posko siaga difungsikan sebagai pusat pertolongan pertama bagi masyarakat yang merasa khawatir dengan kondisi kesehatannya, sehingga perlu memeriksakan diri.

Peralatan medis yang disiapkan pun, sebut dia, sudah memenuhi standar penanganan, seperti baju anti kuman, alat deteksi suhu badan, dan perlengkapan medis lainnya.

“Karena itu, masyarakat yang merasa perlu memeriksa kondisi kesehatannya bisa mengakses nomor telepon yang telah disediakan,” ucapnya.

Baca juga: Pulang dari Eropa, Rombongan Pejabat PDAM Cianjur akan Diisolasi

“Nantinya, jika ada warga yang merasa sakit dan merasa khawatir terpapar virus, silakan hubungi nomor-nomor yang ada, dan tim medis akan langsung bergerak menjemputnya,” ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X