Rutan Tanjungpinang Hentikan Jam Besuk, Diganti "Video Call"

Kompas.com - 18/03/2020, 14:11 WIB
Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas I Tanjungpinang mengehentikan jam besuk bagi warga binaan. Meski dihentikan sementara, namun para warga binaan tetap bisa berkomunikasi dengan keluarganya melalui fasilitas video call yang sudah disediakan. KOMPAS.COM/HADI MAULANARumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas I Tanjungpinang mengehentikan jam besuk bagi warga binaan. Meski dihentikan sementara, namun para warga binaan tetap bisa berkomunikasi dengan keluarganya melalui fasilitas video call yang sudah disediakan.

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas I Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menghentikan jam besuk bagi warga binaan.

Meski waktu kunjungan dihentikan sementara, para warga binaan tetap bisa berkomunikasi dengan keluarganya melalui fasilitas video call yang sudah disediakan.

Penghentian jam besuk warga binaan ini berlaku selama 14 hari ke depan.

Baca juga: Peta Sebaran Covid-19 di Banten dan Tangerang Bisa Dicek di Sini

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 terhadap warga binaan.

Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Muhammad Setia Hadi mengatakan, mulai hari ini Rutan Tanjungpinang meniadakan jam besuk terhadap keluarga warga binaan.

"Ini salah satu langkah-langkah untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19," kata Muhammad Setia Hadi saat dihubungi, Rabu (18/3/2020).

Baca juga: Pasien yang Meninggal di Medan Punya Riwayat ke Yerusalem dan Italia

Hadi menyebutkan, warga binaan di Rutan Tanjungpinang dapat menggunakan fasilitas komputer yang telah disediakan untuk berkomunikasi dengan keluarga melalui video call.

Warga binaan diberikan waktu selama 10 menit per orang untuk menggunakan komputer.

Ia berharap, kebijakan ini bisa sangat membantu warga binaan dalam berkomunikasi dengan pihak keluarga.

"Ini berlangsung selama 14 hari ke depan, tergantung bagaimana kondisi daerah Tanjungpinang ke depan," kata Hadi.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masyarakat Adat Dayak Lundayeh Bentangkan Merah Putih di Ketinggian 1.103 Meter, Ini Tujuannya

Masyarakat Adat Dayak Lundayeh Bentangkan Merah Putih di Ketinggian 1.103 Meter, Ini Tujuannya

Regional
Cerita Pedagang Pasar Ciranjang, seperti Mimpi 2 Kali Jadi Korban Kebakaran

Cerita Pedagang Pasar Ciranjang, seperti Mimpi 2 Kali Jadi Korban Kebakaran

Regional
Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Regional
Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Regional
Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Regional
Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Regional
Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Regional
Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Regional
Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Regional
2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Regional
'Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah...'

"Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah..."

Regional
Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Regional
Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X