Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bawa Pasien PDP Corona, Pesawat dari Hongkong yang Mendarat di Surabaya Dikarantina

Kompas.com - 18/03/2020, 13:42 WIB
Achmad Faizal,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - Pesawat Cathay Pasific CX 779 rute Hongkong-Surabaya pembawa seorang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan 19 orang dalam pemantauan (ODP) yang mendarat di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Selasa (17/3/2020) sore juga ikut dikarantina.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelasi I Surabaya di Juanda, Muhammad Budi Hidayat mengatakan, pesawat pembawa 75 penumpang itu sejak diketahui membawa seorang berstatus PDP, mendarat di lokasi yang jauh dari tempat pendaratan pesawat pada umumnya.

Baca juga: Penumpang Pesawat dari Hongkong Suspect Corona Mendarat di Bandara Juanda, Dirujuk ke RS

"Petugas kemudian melakukan penanganan sesuai protokol kesehatan. Pesawat diminta parkir menjauh di ujung landasan kemudian seluruh badan dan bagian dalam pesawat disemprot dengan cairan disinfektan," kata Hidayat, saat dikonfirmasi, Rabu (18/3/2020).

Sementara, 19 orang yang berstatus ODP dilarikan ke Rumah Sakit Menur untuk dikarantina selama 14 hari.

Hal ini karena mereka melakukan kontak dengan penumpang yang berstatus PDP.

Baca juga: Bali Ingin Bisa Melakukan Tes Covid-19 Mandiri

"Penumpang yang PDP dievakuasi ke RSU dr Soetomo Surabaya," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Surabaya merujuk satu penumpang dari Bandara Juanda ke RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Selasa (17/3/2020).

"Ada satu suspect (Covid-19) di pesawat dan dirujuk ke RS Dr Soetomo," ujar Kepala KKP Kelas I Surabaya, M Budi Hidayat, Selasa (17/3/2020).

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com