Kompas.com - 17/03/2020, 22:20 WIB
Para peserta UNBK tingkat SMK di Bandar Lampung dicek suhu tubuh sebelum masuk ruang ujian. 525 siswa mengikuti UNBK di SMKN 2 Bandar Lampung, Senin - Kamis (16-19 Maret 2020). KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Para peserta UNBK tingkat SMK di Bandar Lampung dicek suhu tubuh sebelum masuk ruang ujian. 525 siswa mengikuti UNBK di SMKN 2 Bandar Lampung, Senin - Kamis (16-19 Maret 2020).

LAMPUNG, KOMPAS.com - Ratusan siswa peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dicek suhu tubuhnya sebelum mengikuti ujian.

Pengecekan suhu tubuh dilakukan di gerbang sekolah SMKN 2 Bandar Lampung, lokasi ujian UNBK tingkat SMK, sebelum para siswa masuk ke dalam area sekolah dan ruang ujian.

Kepala Sekolah SMKN 2 Bandar Lampung, Firdaus mengatakan, pengecekan suhu tubuh menjadi standar operasional sebelum siswa masuk ke area sekolah.

"Ada 525 orang siswa yang mengikuti UNBK dengan tiga sesi sampai jam 4 sore," kata Firdaus, Selasa (17/3/2020).

Baca juga: Viral Mal di Lampung Lengang karena Corona, Ini Penjelasan Manajemen

Firdaus menambahkan, selain diperiksa suhu tubuh, penyelenggara UNBK juga mewajibkan para peserta mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah ujian.

"Ada lima laboratorium yang digunakan. Seluruh komputer yang digunakan sudah disterilisasi dengan disinfektan. Para siswa harus mencuci tangan sebelum dan sesudah ujian," kata Firdaus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Firdaus mengatakan, pelaksanaan UNBK ini akan digelar hingga Kamis (19/3/2020) besok. Dan hingga hari kedua, Selasa (17/3/2020) ada 11 siswa yang sedang mengalami batuk.

"Sejauh ini ada 11 siswa yang sedang batuk. Sudah diperiksa, hanya batuk biasa. Kami berikan masker untuk mereka gunakan. Tapi yang demam diatas 38 derajat celsius belum ada," kata Firdaus.

Baca juga: Data Sebaran Pasien Terkait Corona Tersebar, Ini Kata Dinkes Lampung

Dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung menyatakan ada dua orang pasien yang statusnya kini Pasien dalam Pengawasan (PDP).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana mengatakan, kedua pasien itu kini masih diisolasi di Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSAM) Bandar Lampung dan RS Ahmada Yani, Kota Metro.

"PDP adalah orang yang sudah menunjukkan gejala-gejala demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak nafas dan ada riwayat kontak dengan orang yang telah terkonfirmasi positif," kata Reihana.

Baca juga: Cegah Virus Corona, UIN Raden Intan Lampung Maksimalkan Kuliah Online

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.