Cegah Virus Corona, UIN Raden Intan Lampung Maksimalkan Kuliah Online

Kompas.com - 13/03/2020, 22:34 WIB
Ilustrasi pencegahan wabah virus corona SHUTTERSTOCK/WOOCATIlustrasi pencegahan wabah virus corona


LAMPUNG, KOMPAS.com - Selain menunda pelaksanaan wisuda periode I pada Maret 2020, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung juga memaksimalkan kuliah secara online.

Bagian Hubungan Masyarakat UIN Radin Intan Lampung Hayatul Islam mengatakan, hal tersebut adalah upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus corona yang kini telah menjadi pandemi global.

"Kami akan memaksimalkan perkuliahan dengan sistem online atau e-learning apabila wabah ini terus mengganas," kata Hayatul saat dihubungi, Jumat (13/3/2020).

Baca juga: 10 Instruksi UI Terkait Virus Corona: Dari Belajar Online hingga Minta Mahasiswa Kosongkan Indekos

Menurut Hayatul, sebisa mungkin kampus meminimalisasi berkumpulnya orang banyak dalam satu tempat.

Selain wisuda periode I Maret 2020, sejumlah field trip ke luar negeri dan seminar internasional yang sudah direncanakan juga terpaksa ditunda.

"Kita berharap keadaan segera membaik sehingga bisa melaksanakan wisuda secapatnya. Paling lambat kita jadikan satu dengan wisuda periode II di bulan Juni," kata Hayatul.

Baca juga: Virus Corona Jadi Pandemi Global, 1.000 Mahasiswa UIN Raden Intan Lampung Tak Jadi Wisuda

Hayatul mengatakan, pihak kampus sangat memperhatikan perkembangan virus corona ini.

Terlebih lagi, telah ada korban jiwa pasien virus corona di Indonesia.

Untuk memastikan kegiatan kuliah saat ini tetap berjalan, pihak kampus menyediakan tempat cuci tangan dan sabun di titik-titik tertentu.

"Pihak kampus akan terus mengkampanyekan cara-cara pencegahan penyebaran Corona dengan memasang spanduk dan menempel poster di tempat strategis," kata Hayatul.

Diberitakan sebelumnya, UIN Raden Intan Lampung terpaksa menunda pelaksanaan wisuda periode I yang rencananya akan digelar pada 24 Maret 2020 mendatang.

Sebanyak 1.000 orang mahasiswa telah mendaftar untuk mengikuti wisuda S1, S2, dan S3 tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X