Viral Mal di Lampung Lengang karena Corona, Ini Penjelasan Manajemen

Kompas.com - 17/03/2020, 16:47 WIB
Salah satu petugas kebersihan Mall Boemi Kedaton (MBK) Bandar Lampung membersihkan pegangan eskalator. Titik-titik yang kerap dipegang pengunjung menjadi prioritas untuk dibersihkan. Kontributor Lampung, Tri Purna JayaSalah satu petugas kebersihan Mall Boemi Kedaton (MBK) Bandar Lampung membersihkan pegangan eskalator. Titik-titik yang kerap dipegang pengunjung menjadi prioritas untuk dibersihkan.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Sebelumnya beredar video di media sosial yang memperlihatkan Mall Boemi Kedaton (MBK) Lampung lengang sebagai dampak virus corona yang sudah ditetapkan jadi pandemi global oleh WHO. 

Salah satunya di akun Instagram Seputar Lampung @seputar_lampung.

Dalam keterangan video yang viral tersebut, gambar diambil pada Senin (16/03/2020) sekitar pukul 18.40 WIB.

Dalam video itu hanya terlihat beberapa orang yang melintas dalam MBK yang lengang.

Baca juga: Gubernur Maluku Imbau Warga Hindari Mal dan Tempat Keramaian

Staf Marketing Mall Boemi Kedaton (MBK), Andi Kurniawan yang ditemui Kompas.com mengatakan jika MBK masih ramai pengunjung walau ada wabah virus corona

Menurut dia, terkait traffic pengunjung, Andi mengatakan memang ada penurunan sejak fenomena virus corona di masyarakat. 

Namun, penurunan jumlah pengunjung tidak terlalu signifikan.

"Ya memang ada penurunan (pengunjung), tapi tidak terlalu jauh. Operasional mall juga masih seperti biasa. Yang paling penting kebersihan mall terus diperhatikan," kata Andi saat ditemui di Kantor Manajemen MBK, Selasa (17/3/2020).

Baca juga: Video Viral Detik-detik Plafon Maliboro Mall di Yogyakarta Ambrol

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Virus Corona menjadi "wabah" yang menarik perhatian dunia hingga saat ini. Di Indonesia, berbagai upaya pencegahan pun dilakukan, salah satunya dengan meliburkan sekolah-sekolah. : Berbanding lurus dengan kondisi tersebut, tampak sebuah video yang menunjukkan situasi Mal Boemi Kedaton (MBK) Bandarlampung terlihat lengang alias sepi pengunjung. : Dalam video yang diambil pada Senin (16/03/2020) sekitar pukul 18.40 itu hanya terlihat beberapa orang yang melintas. : Bagaimana aktivitas kalian hari ini, gaes? Adakah yang memantau kondisi di tempat publik lainnya yang juga sepi? : Semoga virus Corona segera berlalu sehingga situasi Indonesia khususnya Lampung bisa kembali seperti sedia kala. #aamiin : #mbk #sepi #corona #senin #seputarlampung #lampung #bandarlampung #lampungselatan #lampungutara #mesuji #lampungtengah #lampungbarat #lampungtimur #metro #tanggamus #waykanan #tulangbawang #pringsewu #tulangbawangbarat #pesawaran

A post shared by Seputar Lampung (@seputar_lampung) on Mar 16, 2020 at 7:48am PDT

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara, Warga Panik dan Sejumlah Rumah Roboh

Fakta Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara, Warga Panik dan Sejumlah Rumah Roboh

Regional
Rencana Polisi Tak Perlu Menilang Lagi, Begini Tanggapan Warga

Rencana Polisi Tak Perlu Menilang Lagi, Begini Tanggapan Warga

Regional
Sederet Fakta Bupati Sleman Terpapar Covid-19 Sepekan Usai Disuntik Vaksin

Sederet Fakta Bupati Sleman Terpapar Covid-19 Sepekan Usai Disuntik Vaksin

Regional
Pasien Covid-19 Terekam CCTV Saat Mesum di Ruang Isolasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pasien Covid-19 Terekam CCTV Saat Mesum di Ruang Isolasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Mahasiswa Unsoed Kembangkan Alat Deteksi Dini Pergerakan Tanah

Mahasiswa Unsoed Kembangkan Alat Deteksi Dini Pergerakan Tanah

Regional
2 WNA Asal China dan 1 dari Korea Diamankan, Bisnis Kayu hingga Liburan

2 WNA Asal China dan 1 dari Korea Diamankan, Bisnis Kayu hingga Liburan

Regional
Sensus Penduduk, Populasi Jabar Mencapai 48,27 Juta Jiwa

Sensus Penduduk, Populasi Jabar Mencapai 48,27 Juta Jiwa

Regional
Sah Jadi Bupati Cianjur, Herman Janjikan 1.000 Kilometer Jalan Beton

Sah Jadi Bupati Cianjur, Herman Janjikan 1.000 Kilometer Jalan Beton

Regional
Kasus Anak Gugat Orangtua karena Fortuner, Dedi Mulyadi: Ibu Mestinya Diberi Kasih Sayang Bukan Digugat

Kasus Anak Gugat Orangtua karena Fortuner, Dedi Mulyadi: Ibu Mestinya Diberi Kasih Sayang Bukan Digugat

Regional
Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Banyumas Capai 76 Persen

Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Banyumas Capai 76 Persen

Regional
Sukacita Orangtua Bayi Kembar Siam Setelah Setahun dan 10 Jam yang Berat

Sukacita Orangtua Bayi Kembar Siam Setelah Setahun dan 10 Jam yang Berat

Regional
Kisah Ibu Digugat Anak Kandung, Punya Fortuner tapi Dianggap Sewa

Kisah Ibu Digugat Anak Kandung, Punya Fortuner tapi Dianggap Sewa

Regional
Fakta Pasien Mesum di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Dompu, Viral di Medsos hingga Polisi Lakukan Penyelidikan

Fakta Pasien Mesum di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Dompu, Viral di Medsos hingga Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Dedi Mulyadi Siapkan Advokat untuk Ibu yang Digugat Anaknya karena Fortuner

Dedi Mulyadi Siapkan Advokat untuk Ibu yang Digugat Anaknya karena Fortuner

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ibu Digugat Anak Kandung Soal Mobil Fortuner | Temuan Bagian Tubuh Diduga Milik Penumpang Sriwijaya Air

[POPULER NUSANTARA] Ibu Digugat Anak Kandung Soal Mobil Fortuner | Temuan Bagian Tubuh Diduga Milik Penumpang Sriwijaya Air

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X