Virus Corona Pandemi Global, Universitas Andalas Tetap Gelar Kuliah Tatap Muka

Kompas.com - 16/03/2020, 20:41 WIB
Universitas Andalas Universitas AndalasUniversitas Andalas

PADANG, KOMPAS.com - Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat tetap menggelar perkuliahan tatap muka di tengah virus corona yang melanda Indonesia. Virus corona sendiri sudah ditetapkan sebagai pandemi global oleh WHO. 

Namun jumlah kapasitas mahasiswa yang mengikuti perkuliahan dibatasi. 

Hal itu berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan oleh Rektor Unand Yuliandri No. 6/UN.16R/SE/2020 terkait Kewaspadaan Menghadapi Pandemi Corona Virus Disease 19 (COVID-19).

“Kegiatan perkuliahan tetap berjalan seperti biasa dengan pembatasan jumlah maksimal satu perkuliahan adalah 100 orang,” Ujar Rektor Unand, Yuliandri, Senin (16/3/2020)

Untuk pelaksanaan proses pembelajaran diatur sebagai berikut yakni Dosen dapat mengganti kuliah tatap muka dengan pembelajaran Dalam Jaringan (daring).

LPTIK dan LP3M akan mendukung pelaksanaan perkuliahan daring.

Baca juga: Universitas Andalas Siapkan 1.500 Mahasiswa untuk Kampus Merdeka

“Terkait pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan yang melibatkan banyak orang seperti seminar, konferensi, pertemuan ilmiah, workshop, pelatihan, lomba-lomba, diskusi kelompok terfokus dan segala bentuk pengarahan masa lainnya untuk sementara waktu ditunda sampai ada ketentuan selanjutnya,” Sebutnya.

Selanjutnya, ia menyampaikan kegiatan atau acara ilmiah atau seremonial yang mengumpulkan orang banyak, baik kuliah umum, acara ilmiah, yudisium, ujian terbuka, wisuda dan seterusnya ditunda sementara waktu sampai ada ketentuan selanjutnya.

“Warga kampus yang menderita flu, batuk segera mengisolasi diri dan tidak masuk kuliah atau kerja dengan melampirkan surat keterangan sakit sampai yang bersangkutan sembuh,” sambungnya.

Ditambahkannya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan maka semua perjalanan dinas keluar provinsi ditangguhkan sampai ada ketentuan yang menyatakan situasi benar-benar aman dan terkontrol.

“Perjalanan dinas keluar provinsi yang penting dan mesti dihadiri harus mendapat izin tertulis Rektor,” ujarnya.

Baca juga: Antisipasi Virus Corona, Unand Hentikan Perjalanan ke Luar Negeri

Lebih lanjut, ia menghimbau untuk tidak panik dan selalu melakukan tindakan pencegahan penularan penyakit seperti melakukan kebersihan rutin dengan mencuci tangan menggunakan sabun cair dan membilas setidaknya 20 detik jika ada kotoran dan melakukan hand higiene dengan menggunakan hand sanitizer jika diperlukan.

“Jika ada yang mengalami gejala demam/batuk-batuk/sesak nafas dengan riwayat melakukan perjalanan atau kontak dengan orang dengan riwayat perjalanan dari daerah terjangkit dalam 14 hari terakhir agar segera melakukan pemeriksaan di IGD RS Unand,” ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Regional
Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X