Selama Sepekan, Siswa SD dan SMP di Surabaya Belajar dari Rumah

Kompas.com - 15/03/2020, 13:29 WIB
Ilustrasi virus Corona KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi virus Corona

SURABAYA, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan Kota Surabaya mengeluarkan surat edaran untuk meliburkan siswa sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) atau sederajat pada 16-21 Maret 2020.

Seluruh siswa akan mengikuti proses belajar mengajar di rumah.

Dalam surat edaran bernomor 420/5591/436.7.1/2020 yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo, para orangtua atau wali murid diminta memantau aktivitas siswa di rumah.

Baca juga: Anies Instruksikan Dinkes Jemput dan Observasi Pegawai DKI yang Pernah ke Luar Negeri

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya M. Fikser membenarkan surat edaran tersebut.

Menurut dia, keputusan meliburkan sekolah selama sepekan merupakan upaya mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus corona di Surabaya.

"Jadi mulai tanggal 16-21 Maret 2020, para siswa diminta belajar di rumah ya, tetapi bukan libur total ya. Mereka di rumah diberikan modul dari guru lewat WhatsApp ke para siswa melalui orangtua," kata Fikser kepada Kompas.com, Minggu (15/3/2020).

Fikser menjelaskan, modul berisi materi pembelajaran siswa itu merupakan tugas yang harus dikerjakan para siswa di rumah.

Surat edaran yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Kota Surabaya ini berdasarkan instruksi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Risma, kata dia, tak ingin mengambil risiko tetap membiarkan siswa belajar di sekolah saat penyebaran virus corona semakin meluas.

"Jadi para siswa diminta belajar di rumah sebagai salah satu antisipasi kepada anak-anak, sambil melihat perkembangan tentang kasus corona ini," ujar dia.

Baca juga: 3 Pasien RSHS Dinyatakan Positif Corona, Kondisinya Baik dan Tanpa Alat Bantu

Selama proses belajar mengajar dilakukan di rumah, seluruh SD-SMP atau sederajat di Surabaya akan dibersihkan menggunakan cairan antiseptik.

"Selama siswa belajar di rumah, nanti semua sekolah, baik SD/MI dan SMP/MTs baik negeri dan swasta di Surabaya akan dibersihkan dengan cairan antiseptik atau disinfektan oleh pihak sekolah, sebagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran covid-19," kata Fikser.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengakuan Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru: Saya Waktu Itu Lagi Enggak Hati

Pengakuan Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru: Saya Waktu Itu Lagi Enggak Hati

Regional
2 Beruang Berkeliaran di Permukiman Selama 3 Hari, Warga Ketakutan

2 Beruang Berkeliaran di Permukiman Selama 3 Hari, Warga Ketakutan

Regional
Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Regional
Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Regional
Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Regional
8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

Regional
Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Regional
Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Regional
Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Regional
Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Regional
8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

Regional
Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Regional
Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Regional
Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Regional
Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X